Hari ketiga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimanfaatkan oleh tim untuk memperdalam pemahaman terhadap kondisi lingkungan dan sosial masyarakat setempat sekaligus mematangkan rencana kegiatan yang akan dijalankan. Aktivitas diawali dengan survei ke lokasi tempat pembuangan sampah di wilayah desa. Melalui kegiatan ini, tim KKN mengamati secara langsung sistem pengelolaan sampah yang diterapkan oleh masyarakat, tingkat kebersihan lingkungan, serta berbagai kendala yang masih dihadapi. Hasil survei tersebut menjadi data awal yang penting dalam merancang program kerja yang berorientasi pada peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Melalui rangkaian kegiatan survei dan peninjauan lokasi ini, diharapkan seluruh program kerja KKN, khususnya program insinerator, dapat disusun secara lebih terarah, realistis, dan selaras dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat setempat sesuai dengan timeline pelaksanaan yang telah direncanakan.
Setelah kegiatan survei selesai, tim KKN melanjutkan agenda dengan melakukan kunjungan ke beberapa RT. Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan tim KKN, tetapi juga sebagai sarana menjalin komunikasi dan mempererat hubungan dengan perangkat lingkungan serta warga setempat. Dalam pertemuan tersebut, tim berdialog secara langsung mengenai kondisi sosial masyarakat, permasalahan yang sering dihadapi, serta potensi yang dapat dikembangkan selama pelaksanaan KKN. Masukan dan informasi yang diperoleh dari para Ketua RT dan warga menjadi bahan pertimbangan yang sangat berharga dalam menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Memasuki siang hingga sore hari, tim KKN mengadakan diskusi internal untuk membahas dan menyusun program kerja yang akan dilaksanakan. Diskusi dilakukan secara mendalam dengan mengintegrasikan hasil survei lapangan dan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun sebelumnya. Setiap anggota tim turut menyampaikan ide dan gagasan demi menghasilkan program yang realistis, bermanfaat, dan berkelanjutan. Kegiatan hari ketiga kemudian ditutup dengan persiapan lokakarya, yang meliputi perencanaan konsep kegiatan, penyusunan materi, pembagian peran antaranggota, serta pengaturan teknis pelaksanaan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan KKN ke depannya dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.
Dokumentasi :



