Pada hari Selasa, 13 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan lokakarya program kerja yang bertempat di Balai Desa Kalisari. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan awal pelaksanaan KKN yang bertujuan untuk memaparkan rencana program kerja yang telah disusun oleh mahasiswa, sekaligus sebagai sarana koordinasi, komunikasi, dan penyamaan persepsi antara mahasiswa KKN dengan pemerintah desa serta unsur masyarakat Desa Kalisari.

Lokakarya program kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban awal mahasiswa KKN dalam menyampaikan rencana kegiatan yang akan dijalankan selama masa pengabdian di desa. Program kerja yang dipaparkan disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, diskusi internal tim, serta penyesuaian dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Kalisari. Melalui kegiatan ini, diharapkan program kerja yang direncanakan dapat diterima, dipahami, dan didukung oleh seluruh pihak terkait.
Dalam lokakarya tersebut, mahasiswa KKN memaparkan program kerja matriks yang meliputi Program Ketahanan Pangan melalui Apotik Hidup, Program Ekowisata Berbasis Lingkungan Kokodama, serta Program Penguatan UMKM melalui Literasi Digital menggunakan QRIS. Program Apotik Hidup dijelaskan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat dan tanaman pangan sederhana yang dapat menunjang kesehatan keluarga sekaligus ketahanan pangan. Sementara itu, program Kokodama dipaparkan sebagai inovasi berbasis lingkungan yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai sarana edukasi lingkungan dan ekonomi kreatif masyarakat. Adapun program QRIS difokuskan pada peningkatan literasi digital pelaku UMKM guna mendukung transaksi non-tunai yang praktis, aman, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.
Selain program kerja matriks, mahasiswa KKN juga memaparkan program kerja non-matriks yang bersifat pendukung dan fleksibel. Program non-matriks yang disampaikan meliputi sosialisasi penanganan stunting dan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), edukasi pencegahan bullying di lingkungan sekolah, pembuatan peta desa, program eco-green dan kreativitas lingkungan, penguatan literasi melalui pojok literasi, pembuatan media informasi desa, serta kegiatan penyemaian tanaman tomat. Seluruh program tersebut dirancang untuk memberikan dampak sosial, edukatif, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kalisari.
Kegiatan lokakarya berlangsung secara tertib dan kondusif. Mahasiswa KKN menyampaikan materi secara jelas dan sistematis, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi diskusi, pemerintah desa dan perwakilan masyarakat memberikan masukan, saran, serta tanggapan terhadap program kerja yang dipaparkan. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan agar pelaksanaan program kerja nantinya dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Lokakarya program kerja ini dihadiri oleh Kepala Desa Kalisari, Sekretaris Desa, seluruh Kepala Dusun yang ada di Desa Kalisari beserta jajaran perangkat desa lainnya, serta tokoh masyarakat. Seluruh undangan yang tercantum dalam surat undangan hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan adanya dukungan dan perhatian dari pemerintah desa terhadap pelaksanaan kegiatan KKN di Desa Kalisari.
Melalui kegiatan lokakarya ini, terjalin hubungan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dengan pemerintah desa dan masyarakat. Pemerintah desa menyampaikan dukungan terhadap program kerja yang telah dirancang serta berharap agar seluruh kegiatan KKN dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mahasiswa KKN juga menyampaikan komitmen untuk melaksanakan program kerja sesuai dengan hasil kesepakatan bersama.
Dengan terlaksananya lokakarya program kerja ini, mahasiswa KKN memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai arah pelaksanaan kegiatan selama masa pengabdian di Desa Kalisari. Diharapkan seluruh program kerja yang telah dipaparkan dan disepakati dapat berjalan dengan lancar, memberikan kontribusi positif, serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
