Serdang, 23 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung yang tergabung dalam kelompok Desa Serdang kembali melanjutkan kegiatan survei potensi wilayah bersama para kepala dusun pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari survei yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya, sebagai bagian dari program kerja pemetaan dan pengembangan potensi desa.
Pada hari tersebut, survei potensi wilayah dilakukan di lima dusun, yakni Dusun 1A, Dusun 2B, Perumahan Griya Sejahtera (PGS), Dusun Mekar Jaya, dan Dusun Karang Asem. Dengan bertambahnya lima dusun yang disurvei, hingga hari ini mahasiswa KKN telah menjangkau 10 dari total 12 dusun yang ada di Desa Serdang. Sementara itu, dua dusun lainnya direncanakan akan disurvei pada hari berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.
Pelaksanaan survei pada masing-masing dusun disesuaikan dengan waktu yang telah dirundingkan sebelumnya antara mahasiswa KKN dan kepala dusun terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan kegiatan dapat berjalan efektif tanpa mengganggu aktivitas kepala dusun maupun masyarakat setempat.

Dalam setiap kunjungan, mahasiswa KKN mengawali kegiatan dengan melakukan diskusi dan silaturahmi bersama kepala dusun. Diskusi tersebut membahas berbagai potensi yang dimiliki oleh masing-masing wilayah, baik dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, hingga potensi usaha masyarakat. Setelah sesi diskusi, mahasiswa bersama kepala dusun melanjutkan kegiatan dengan melakukan kunjungan langsung ke lokasi-lokasi potensi yang dimaksud.
Salah satu dusun yang memiliki potensi wilayah yang cukup beragam adalah Perumahan Griya Sejahtera (PGS). Di wilayah ini, terdapat potensi peternakan ayam mandiri yang dikelola secara inovatif. Seluruh komponen penunjang peternakan, mulai dari kandang hingga peralatan pendukung, dirancang dan dirakit secara mandiri oleh pengrajin setempat. Bahkan, peternakan tersebut dilengkapi dengan inkubator ayam hasil rakitan sendiri. Kondisi lingkungan peternakan terbilang bersih, tertata rapi, dan dikelola dengan sistem yang baik. Selain sektor peternakan, PGS juga memiliki potensi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dikelola oleh warga setempat.

Potensi serupa juga ditemukan di Dusun 2B, yang memiliki peternakan ayam petelur berskala cukup besar. Peternakan ini mampu menampung ribuan ayam yang dibudidayakan secara intensif dan terkelola dengan baik. Keberadaan peternakan ayam petelur tersebut menjadi salah satu penopang sektor ekonomi masyarakat dusun. Selain itu, Dusun 2B juga memiliki potensi perkebunan karet yang cukup luas dan menjadi sumber mata pencaharian sebagian warga.
Selain potensi peternakan dan perkebunan, mahasiswa KKN juga mencatat berbagai potensi wilayah lainnya yang tersebar di beberapa dusun, seperti kolam pemancingan, pertanian jagung, peternakan sapi dan peternakan kambing, serta sektor-sektor produktif lainnya. Seluruh potensi tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi dan identitas Desa Serdang.

Melalui kegiatan survei potensi wilayah ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung bertujuan untuk mendata, mendokumentasikan, serta menganalisis potensi yang ada di setiap dusun. Data yang diperoleh nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam penyusunan program kerja lanjutan, sekaligus sebagai bahan pendukung dalam upaya pengembangan dan promosi potensi Desa Serdang secara berkelanjutan.
