
Upaya pelestarian lingkungan memerlukan tindakan berkelanjutan agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan dalam jangka panjang. Salah satu solusi ramah lingkungan yang mudah diterapkan di tingkat desa adalah pembuatan lubang resapan biopori. Biopori berfungsi untuk meningkatkan daya serap tanah, mengurangi genangan air, serta membantu pengelolaan sampah organik.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Hanura melaksanakan kegiatan lanjutan penanaman lubang resapan biopori. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan titik biopori serta memperkuat pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan perawatan biopori.
Kegiatan lanjutan penanaman biopori dilaksanakan di beberapa titik tambahan di Desa Hanura yang berpotensi mengalami genangan air. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN, aparat desa, serta masyarakat setempat.
Proses kegiatan meliputi penentuan lokasi lanjutan, pembuatan lubang biopori menggunakan alat bor tanah, serta pengisian lubang dengan sampah organik berupa daun kering dan sisa tanaman. Mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai cara perawatan biopori agar dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.
Mahasiswa KKN Desa Hanura berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari koordinasi dengan aparat desa, persiapan alat dan bahan, hingga pelaksanaan pembuatan lubang biopori. Mahasiswa juga berperan dalam memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat terkait manfaat biopori dan pengelolaan sampah organik.
Kegiatan lanjutan penanaman biopori berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat Desa Hanura. Penambahan titik biopori diharapkan dapat meningkatkan daya resap tanah serta mengurangi potensi genangan air di lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta menerapkan solusi sederhana yang berdampak positif bagi keberlanjutan desa.
Melalui kegiatan lanjutan penanaman lubang resapan biopori, mahasiswa KKN Desa Hanura berupaya memastikan keberlanjutan program lingkungan hidup di desa. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan sehat.
