
Hari ke-8 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Susunan Baru diisi dengan kegiatan gotong royong bersama masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bersama warga setempat berkumpul dan membagi tugas untuk membersihkan lingkungan, mulai dari menyapu jalan, membersihkan selokan, hingga merapikan area sekitar pemukiman.
Kegiatan gotong royong ini menjadi sarana penting untuk membangun hubungan sosial yang lebih dekat antara mahasiswa dan masyarakat. Dalam suasana yang penuh kebersamaan, perbedaan latar belakang usia, pekerjaan, maupun peran tidak lagi menjadi sekat. Semua terlibat dalam satu tujuan yang sama, yaitu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali bersama.
Melalui kerja sama yang sederhana ini, mahasiswa belajar bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Justru dari aktivitas kecil yang dilakukan secara bersama-sama, tumbuh rasa tanggung jawab kolektif terhadap ruang hidup bersama. Gotong royong tidak hanya membersihkan fisik lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam memahami makna pengabdian yang sesungguhnya. Pengabdian tidak selalu tentang memberi bantuan, tetapi tentang hadir, terlibat, dan berproses bersama masyarakat. Dari sapu yang digerakkan, dari tawa yang dibagikan, dan dari lelah yang dirasakan bersama, tersimpan pelajaran bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun perubahan.
Melalui gotong royong di Kelurahan Susunan Baru, mahasiswa belajar bahwa menjaga lingkungan berarti juga menjaga hubungan sosial. Di balik kegiatan sederhana ini, tumbuh kesadaran bahwa pengabdian bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan perjalanan untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap masyarakat tempat berpijak.
