
Hari ketujuh pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Susunan Baru menjadi salah satu momen yang penuh makna bagi seluruh mahasiswa. Dengan mengusung semangat “Belajar dan Bertumbuh”, kegiatan hari ini tidak hanya berfokus pada program kerja semata, tetapi juga pada proses pembelajaran bersama masyarakat yang sarat akan nilai kebersamaan, kesabaran, dan kepedulian sosial.
Kegiatan diawali dengan menanam kangkung bersama ibu-ibu KWT (Kelompok Wanita Tani). Dalam suasana yang hangat dan penuh canda, para mahasiswa turut terlibat langsung mulai dari menyiapkan media tanam, menyemai benih, hingga merapikan lahan. Proses sederhana ini justru menjadi ruang belajar yang bermakna, karena dari setiap langkah kecil, tersimpan filosofi tentang ketekunan dan harapan. Menanam bukan hanya soal menaruh benih di tanah, tetapi juga tentang merawat, menunggu, dan percaya bahwa hasil baik akan tumbuh dari proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan praktis tentang pertanian, tetapi juga belajar tentang nilai kehidupan dari para ibu KWT. Kesabaran dalam merawat tanaman, konsistensi dalam bekerja, serta semangat gotong royong menjadi pelajaran berharga yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas. Interaksi sederhana ini menciptakan ikatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus memperkuat makna pengabdian sebagai proses saling belajar, bukan sekadar memberi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa pelaku UMKM yang ada di Kelurahan Susunan Baru. Mahasiswa diajak melihat secara langsung bagaimana masyarakat mengelola usaha rumahan, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Dari kunjungan ini, terlihat jelas bahwa di balik keterbatasan fasilitas, terdapat semangat besar untuk terus bertahan dan berkembang. Setiap produk yang dihasilkan bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kemandirian dan kreativitas masyarakat lokal.
Melalui interaksi dengan pelaku UMKM, mahasiswa belajar bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Justru dari usaha kecil yang dijalankan dengan konsisten, tercipta dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini membuka perspektif baru bahwa potensi desa dan kelurahan sesungguhnya sangat besar, asalkan diberi ruang, dukungan, dan kepercayaan untuk tumbuh.
Dari tanah yang ditanami hingga usaha yang dijalankan, hari ini mengajarkan satu hal penting: pengabdian tumbuh dari proses yang sederhana, namun dijalani dengan hati. KKN bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi tentang membangun relasi, memahami realitas sosial, serta menumbuhkan empati. Di Susunan Baru, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana kegiatan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang belajar, bertumbuh, dan berjalan bersama menuju harapan yang lebih baik.
