Bandar Lampung, 19 Januari 2026 – Kegiatan sosialisasi bullying dan edukasi pembuatan ecobrick dilaksanakan di SD Negeri Kalibalau Kencana sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan sosial dan lingkungan sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak negatif bullying serta menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah anorganik melalui pembuatan ecobrick.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan mahasiswa kepada pihak sekolah serta siswa-siswi SD Negeri Kalibalau Kencana. Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Pada sesi pertama, mahasiswa menyampaikan materi mengenai bullying, meliputi pengertian bullying, jenis-jenis bullying seperti verbal, fisik, dan sosial, serta dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Selain pemaparan materi, mahasiswa juga mengajak siswa untuk berdiskusi dan memberikan contoh situasi yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Siswa diberikan pemahaman bahwa perilaku mengejek, memanggil dengan sebutan tidak baik, maupun mengucilkan teman termasuk dalam tindakan bullying yang tidak boleh dilakukan. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa mampu saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Pada sesi kedua dilanjutkan dengan edukasi pembuatan ecobrick menggunakan sampah anorganik. Mahasiswa menjelaskan pengertian ecobrick sebagai botol plastik yang diisi padat dengan sampah plastik bersih dan kering, yang dapat dimanfaatkan menjadi bahan bangunan sederhana maupun kerajinan ramah lingkungan. Edukasi ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah plastik sekaligus menumbuhkan kebiasaan memilah sampah sejak dini.
Mahasiswa memperagakan secara langsung langkah-langkah pembuatan ecobrick, mulai dari pengumpulan sampah plastik, proses pencucian dan pengeringan, hingga teknik pemadatan ke dalam botol menggunakan tongkat kayu. Para siswa tampak sangat antusias mengikuti kegiatan praktik dan mencoba langsung mengisi botol ecobrick dengan bimbingan mahasiswa.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari pihak sekolah maupun siswa. Melalui sosialisasi bullying dan edukasi ecobrick ini, siswa diharapkan mampu menerapkan sikap saling menghormati antar teman serta memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah anorganik secara kreatif dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat edukatif bagi siswa SD Negeri Kalibalau Kencana, baik dari sisi pembentukan karakter sosial maupun kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi yang peduli, beretika, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.
