Jati Agung, 26 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sidoharjo melaksanakan rangkaian kegiatan terpadu yang mencakup bidang lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan diawali pada pagi hari pukul 07.30 WIB dengan pelaksanaan pembangunan awal incinerator yang berlokasi di Pasar Desa Sidoharjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN dalam mendukung pengelolaan limbah yang lebih baik dan ramah lingkungan di wilayah desa.
Untuk mengefisiensi waktu pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN membagi tim ke dalam beberapa kelompok. Sebagian mahasiswa fokus melanjutkan proses pembangunan awal incinerator, sementara empat orang mahasiswa ditugaskan untuk melakukan kunjungan survei ke SMA Fatahillah Desa Sidoharjo. Kunjungan survei tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi awal serta meminta izin kepada pihak sekolah terkait rencana pelaksanaan sosialisasi mengenai bahaya hoaks dan pentingnya literasi informasi bagi pelajar.
Dalam kegiatan survei tersebut, mahasiswa KKN melakukan komunikasi dengan pihak sekolah guna menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi hoaks yang akan dilaksanakan. Selain itu, mahasiswa juga melakukan peninjauan awal terkait kondisi dan kesiapan lokasi sosialisasi. Setelah kegiatan survei selesai, tim yang bertugas segera menyusul ke lokasi pembangunan incinerator untuk kembali bergabung dengan tim utama dan melanjutkan kegiatan bersama.
Pada malam hari, tepatnya pukul 19.00 WIB, mahasiswa KKN Desa Sidoharjo melanjutkan rangkaian kegiatan dengan melaksanakan program digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini difokuskan pada pendataan UMKM serta pendampingan pemanfaatan teknologi digital sebagai upaya meningkatkan daya saing dan kemudahan akses usaha masyarakat Desa Sidoharjo.
Melalui rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara terstruktur dan saling terintegrasi ini, diharapkan mahasiswa KKN Desa Sidoharjo dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pembangunan incinerator diharapkan mampu mendukung pengelolaan limbah desa, survei sosialisasi hoaks menjadi langkah awal peningkatan literasi informasi bagi pelajar, serta digitalisasi UMKM diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.
