
Pesisir Barat, 27 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Desa Raja Basa kembali melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian dengan menerapkan pembagian tugas agar beberapa program kerja dapat berjalan secara bersamaan. Pada hari ini, sebagian mahasiswa melaksanakan sosialisasi bullying di SDN 30 Krui, sementara sebagian lainnya melakukan koordinasi dan diskusi bersama pihak Puskesmas Kecamatan Ngaras terkait tindak lanjut kolaborasi Program Kerja SILA (Sinergi Sehat Lansia). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Program Kerja SAKSI dan SIGMADes sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa di berbagai sektor. Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari dengan rutinitas di posko, mulai dari bangun pagi, melaksanakan ibadah Sholat Subuh, piket kebersihan, hingga memasak dan menyiapkan sarapan bersama. Setelah seluruh mahasiswa menyelesaikan persiapan, dilakukan briefing singkat untuk membahas pembagian tugas sebelum berangkat menuju lokasi kegiatan masing-masing. Memasuki pagi hari, mahasiswa dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menuju SDN 30 Krui untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi bersama para siswa. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi edukatif, diskusi, serta sesi tanya jawab yang mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi. Antusiasme siswa terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, sehingga suasana belajar berlangsung dengan komunikatif dan menyenangkan.
Sementara itu, tim kedua menuju Puskesmas Kecamatan Ngaras untuk melaksanakan koordinasi lanjutan mengenai Program Kerja SILA (Sinergi Sehat Lansia). Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa bersama pihak Puskesmas mendiskusikan tindak lanjut pelaksanaan program, mekanisme kolaborasi, serta berbagai persiapan teknis yang diperlukan agar kegiatan SILA dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Raja Basa. Setelah koordinasi selesai, mahasiswa yang berada di Puskesmas bergabung dengan tim yang berada di SDN 30 Krui untuk turut mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi dan dokumentasi bersama pihak sekolah. Setelah seluruh kegiatan pagi selesai, mahasiswa melaksanakan istirahat, sholat, dan makan siang bersama sebelum melanjutkan agenda berikutnya. Pada siang hari, mahasiswa kembali melaksanakan Program Kerja SAKSI bersama masyarakat dan aparatur Desa Raja Basa. Kegiatan difokuskan pada pengelolaan dan pemilahan sampah sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa turut memberikan pendampingan sekaligus memperkuat koordinasi dengan aparatur desa agar pelaksanaan Program SAKSI dapat berjalan secara berkelanjutan. Selanjutnya, mahasiswa bersama aparatur desa melanjutkan progres Program Kerja SIGMADes. Kegiatan meliputi penginputan data, pembaruan administrasi desa, serta penyempurnaan informasi yang diperlukan dalam sistem administrasi desa. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung tertib administrasi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan data desa agar lebih akurat dan mudah diakses.
Menjelang sore, mahasiswa kembali ke posko untuk melaksanakan aktivitas rutin, mulai dari piket sore, menyiapkan makan malam, hingga menjaga kebersihan lingkungan posko. Kebersamaan dalam menyelesaikan aktivitas sehari-hari menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan selama pelaksanaan KKN. Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan evaluasi harian yang membahas hasil pelaksanaan sosialisasi di SDN 30 Krui, perkembangan koordinasi Program SILA bersama pihak Puskesmas, progres Program SAKSI, serta penyempurnaan Program SIGMADes. Melalui evaluasi tersebut, mahasiswa menyusun langkah-langkah yang akan dilaksanakan pada agenda berikutnya agar setiap program kerja dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Desa Raja Basa. Melalui pembagian tugas dan kolaborasi yang terjalin pada berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Lampung Desa Raja Basa menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan secara terpadu melalui bidang pendidikan, kesehatan, kebersihan lingkungan, dan administrasi desa. Sinergi bersama pihak sekolah, Puskesmas, aparatur desa, dan masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Raja Basa.
