
Gedung Harapan, 05 Februari 2026 – Pada hari ke-29 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Desa Gedung Harapan melaksanakan kegiatan perlombaan bersama ibu-ibu desa sebagai salah satu agenda kebersamaan menjelang berakhirnya masa KKN. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat, khususnya ibu-ibu, yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai kegiatan KKN.
Kegiatan perlombaan ini berlangsung dengan suasana yang hangat, meriah, dan penuh canda tawa. Sejak awal acara, ibu-ibu Desa Gedung Harapan menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mengikuti setiap rangkaian lomba dengan semangat kebersamaan. Hal ini mencerminkan kuatnya rasa kekeluargaan yang terjalin antara mahasiswa KKN dan masyarakat desa.
Perlombaan pertama yang dilaksanakan adalah lomba joget balon. Dalam lomba ini, ibu-ibu mengikuti permainan dengan penuh keceriaan dan energi positif. Suasana semakin seru ketika peserta saling menyemangati satu sama lain, sehingga menciptakan momen kebersamaan yang menghibur dan berkesan bagi seluruh peserta yang hadir.

Setelah lomba joget balon, kegiatan dilanjutkan dengan lomba estafet gelas. Perlombaan ini menuntut kekompakan dan kerja sama antar peserta dalam satu tim. Ibu-ibu terlihat sangat menikmati permainan ini, di mana tawa dan sorak sorai mewarnai jalannya lomba dari awal hingga akhir.
Perlombaan terakhir yang dilaksanakan adalah lomba corong air. Dalam lomba ini, peserta ditantang untuk menuangkan air melalui corong hingga mencapai wadah yang telah disiapkan tapi dengan mata ditutup dengan kertas karton seperti membentuk corong air dan hanya tersisa lubang kecil diujungnya. Permainan ini menjadi penutup rangkaian lomba yang tidak kalah seru dan berhasil menciptakan suasana penuh kegembiraan di tengah-tengah kegiatan.
Ibu-ibu Desa Gedung Harapan menyambut baik diadakannya kegiatan perlombaan ini. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat kebersamaan dan mempererat silaturahmi, khususnya di penghujung masa KKN. Kegiatan ini meninggalkan kesan yang hangat dan penuh makna, baik bagi mahasiswa KKN maupun masyarakat desa.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat para peserta, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah berupa perabotan atau alat rumah tangga. Pemberian hadiah ini disambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan oleh ibu-ibu yang mengikuti perlombaan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN dan ibu-ibu Desa Gedung Harapan. Momen ini menjadi kenangan manis sekaligus simbol kebersamaan yang telah terjalin selama masa KKN berlangsung.

Secara keseluruhan, kegiatan perlombaan bersama ibu-ibu pada Day 29 KKN ini berjalan dengan lancar, penuh kehangatan, dan meninggalkan kesan yang mendalam. Kegiatan ini menjadi salah satu momen berharga di akhir masa KKN yang memperkuat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Gedung Harapan.
