Desa Purwodadi Simpang, Lampung Selatan – Senin, 2 Februari 2026 menjadi hari kedua puluh enam pelaksanaan KKN Universitas Lampung yang diisi dengan kegiatan evaluasi program kerja dan perayaan keagamaan. Hari ini menjadi momen penting untuk melaporkan capaian program sekaligus merayakan malam yang penuh berkah bersama masyarakat desa.
Pagi hari, mahasiswa melakukan briefing kepada aparatur desa di kantor balai desa untuk melaporkan sejauh mana program kerja telah berjalan. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan, kendala yang dihadapi, serta rencana program yang akan datang. Aparatur desa mendengarkan dengan saksama dan memberikan berbagai masukan serta apresiasi atas kerja keras mahasiswa selama ini. Salah satu agenda penting dalam briefing ini adalah penandatanganan peta program kerja mitigasi bencana oleh Kepala Desa. Program ini merupakan salah satu program penting yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Kepala Desa menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini dan berharap peta mitigasi bencana dapat diimplementasikan dengan baik sehingga masyarakat menjadi lebih siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai risiko bencana. Penandatanganan peta program ini menjadi bukti komitmen bersama antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam upaya meningkatkan keselamatan masyarakat.
Malam harinya, mahasiswa hadir dalam undangan acara peringatan malam Nisfu Sya’ban di Musholla Al Barokah. Acara ini merupakan tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat untuk memperingati malam yang penuh berkah tersebut. Mahasiswa disambut dengan hangat oleh warga yang sudah berkumpul di musholla. Acara dimulai dengan sholat berjamaah yang dilakukan dengan penuh khidmat dan khusyuk. Suasana musholla terasa sangat tenang dan penuh dengan kekhusyukan, setiap jamaah melaksanakan ibadah dengan penuh kesungguhan. Setelah sholat selesai, acara dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang membahas tentang keutamaan malam Nisfu Sya’ban dan hikmah yang dapat diambil. Mahasiswa mendengarkan dengan saksama setiap nasihat yang disampaikan, merasakan kedamaian spiritual yang sangat mendalam.
Setelah rangkaian acara keagamaan selesai, dilanjutkan dengan acara tumpengan yang menjadi tradisi masyarakat dalam merayakan momen-momen penting. Mahasiswa bersama warga berkumpul untuk menikmati hidangan tumpeng yang telah disiapkan dengan penuh keikhlasan. Suasana menjadi lebih cair dan penuh kekeluargaan, warga dan mahasiswa berbincang-bincang sambil menikmati makanan bersama. Para sesepuh desa memberikan doa dan harapan agar segala kebaikan selalu menyertai mahasiswa dan masyarakat desa. Mahasiswa merasa sangat tersentuh dengan kehangatan dan keramahan yang ditunjukkan oleh warga. Momen tumpengan ini tidak hanya sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan antara mahasiswa dengan masyarakat.
Hari kedua puluh enam KKN ditutup dengan perasaan syukur yang mendalam. Dari briefing pagi hari yang membahas capaian program hingga peringatan malam Nisfu Sya’ban yang penuh khidmat, semua kegiatan berjalan dengan lancar dan bermakna. Penandatanganan peta program mitigasi bencana menandai komitmen bersama untuk meningkatkan keselamatan masyarakat, sementara keikutsertaan dalam acara keagamaan semakin memperkuat ikatan spiritual dan emosional mahasiswa dengan masyarakat Desa Purwodadi Simpang. Dengan pengalaman berharga ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung semakin termotivasi untuk menyelesaikan masa pengabdian mereka dengan sebaik-baiknya dan meninggalkan kenangan indah yang akan selalu diingat oleh masyarakat desa.
