Serdang, 23 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Desa Serdang turut berkontribusi aktif dalam mendukung kegiatan pengisian dan pembaruan data kependudukan wilayah Desa Serdang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi mahasiswa dalam membantu pemerintah desa meningkatkan kualitas administrasi kependudukan yang akurat, tertib, dan terintegrasi.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Serdang, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, mahasiswa KKN terlibat langsung dalam proses pendataan kependudukan warga desa, mulai dari pencatatan data dasar hingga pengecekan ulang terhadap data yang telah ada sebelumnya.
Fokus utama kegiatan ini tidak hanya pada pengisian data baru, tetapi juga pada proses verifikasi dan validasi data kependudukan. Mahasiswa KKN melakukan pengecekan akurasi informasi guna meminimalisasi kesalahan pencatatan, serta mengantisipasi adanya data ganda (double data) yang berpotensi menghambat proses administrasi desa di kemudian hari.

Untuk mendukung efektivitas dan ketelitian kerja, proses pendataan dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak spreadsheet sebagai media pengolahan data. Penggunaan sistem digital ini dinilai mampu mempercepat proses input, memudahkan penyortiran data, serta meningkatkan ketepatan dalam mendeteksi data yang tidak sinkron atau terduplikasi.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi yang baik antara mahasiswa KKN dan perangkat desa, sehingga alur kerja dapat berjalan secara sistematis dan sesuai dengan kebutuhan administrasi desa. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan tambahan sumber daya manusia yang membantu meringankan beban kerja aparatur desa, khususnya dalam pengelolaan data kependudukan yang memerlukan ketelitian tinggi.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan administrasi pemerintahan desa, tetapi juga turut berperan dalam mendukung terwujudnya sistem data kependudukan Desa Serdang yang lebih tertib, akurat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi desa, khususnya dalam perencanaan program pembangunan dan pelayanan publik berbasis data yang valid.
