Lampung Selatan, 24 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Jati Baru. Pada sore hari, mahasiswa KKN UNILA melakukan kunjungan ke unit usaha ayam petelur yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jati Baru. Kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk mengenal secara langsung pengelolaan usaha desa, mulai dari sistem pemeliharaan ayam petelur, manajemen pakan, hingga proses produksi dan distribusi hasil ternak. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai peran BUMDes dalam meningkatkan perekonomian desa serta mendorong kemandirian masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN juga berdiskusi dengan pengelola BUMDes terkait tantangan dan peluang pengembangan usaha ayam petelur ke depan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya sinergi antara potensi lokal dan pengelolaan usaha yang berkelanjutan guna mendukung pembangunan desa.


Selanjutnya, pada malam hari hingga dini hari, sekitar pukul 23.30 hingga 07.00 WIB, mahasiswa KKN UNILA melaksanakan salah satu program kerja, yaitu pembuatan marka jalan berupa tulisan “ZOSS” di depan SD Negeri 3 Jati Baru. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan berlalu lintas, khususnya di lingkungan sekolah. Pembuatan marka “ZOSS” (Zona Selamat Sekolah) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraan di sekitar area sekolah, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa.
Selama pelaksanaan program kerja tersebut, mahasiswa KKN bekerja secara gotong royong dengan penuh tanggung jawab, meskipun dilakukan pada waktu malam hingga pagi hari. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antar mahasiswa serta dukungan dari pihak desa dan masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNILA berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi Desa Jati Baru, baik dalam aspek pemberdayaan ekonomi desa maupun peningkatan keselamatan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.




