Bandar Lampung 25/1/2026. Pada hari ke-17 pelaksanaan KKN, kelompok kami melaksanakan program kerja bertema pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC) sebagai bentuk edukasi sekaligus aksi nyata dalam mendukung kebersihan lingkungan dan pemanfaatan limbah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan bersama warga setempat dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sampah organik tidak selalu harus dibuang, tetapi dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat.
Kegiatan diawali dengan persiapan alat dan bahan yang diperlukan, seperti wadah tertutup (ember/botol), sisa sampah organik rumah tangga (kulit buah, sisa sayuran, dan bahan organik lainnya), air, serta bahan tambahan untuk proses fermentasi. Setelah semua perlengkapan siap, mahasiswa KKN memberikan penjelasan singkat mengenai pengertian POC, manfaatnya untuk tanaman, serta alasan mengapa pengolahan sampah organik penting dilakukan untuk mengurangi volume sampah dan bau tidak sedap di lingkungan.
Selanjutnya dilakukan praktik pembuatan POC secara langsung. Sampah organik yang telah dikumpulkan dipotong kecil agar lebih mudah terurai, kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang telah disiapkan. Setelah itu ditambahkan air secukupnya dan bahan fermentasi sesuai takaran. Wadah ditutup rapat dan diberi penanda tanggal pembuatan agar warga dapat mengetahui waktu fermentasi dan kapan pupuk dapat digunakan. Pada tahap ini mahasiswa juga menjelaskan cara penyimpanan yang benar agar proses fermentasi berjalan optimal dan tidak menimbulkan gangguan seperti bau menyengat.
Selain praktik, kelompok KKN juga memberikan arahan mengenai cara penggunaan POC, yaitu dengan mencampurkan pupuk cair dengan air sebelum disiramkan ke tanaman. Warga juga diberi informasi bahwa POC dapat dimanfaatkan untuk tanaman hias maupun tanaman produktif, sehingga hasilnya dapat mendukung penghijauan lingkungan dan meningkatkan produktivitas tanaman di pekarangan rumah.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama warga. Warga terlihat antusias karena pembuatan POC dinilai mudah, murah, dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Melalui program kerja ini, diharapkan masyarakat dapat mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah organik dan mengolahnya menjadi POC secara berkelanjutan sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan produktif.



