
Desa Wiyono – Sabtu, 18 Juli 2026 — Guna mewujudkan infrastruktur desa yang lebih aman dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di malam hari, mahasiswa KKN Unila memulai tahapan awal pengerjaan program kerja fisik, yakni pemasangan reflektor jalan. Agenda utama mahasiswa pada hari ini adalah mencari pohon bambu untuk persiapan program kerja tersebut.
Pencarian bambu ini dilakukan secara mandiri dan bergotong royong dengan menyusuri titik-titik lokasi di sekitar desa. Proses ini meliputi penebangan, pembersihan sisa ranting, hingga pengangkutan bambu ke posko untuk dipotong dan dirakit menjadi tiang-tiang penyangga reflektor cahaya. Inisiasi pemasangan reflektor jalan berbahan dasar tiang bambu ini merupakan bentuk respon mahasiswa terhadap kondisi penerangan jalan pedesaan yang masih tergolong minim. Diharapkan, keberadaan reflektor ini kelak dapat memberikan panduan visual yang jelas bagi para pengguna jalan, sehingga mobilitas warga di malam hari menjadi jauh lebih terjamin keselamatannya
