Pada hari Kamis, 15 Januari 2026, mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 di Kelurahan Kupang Kota mulai merealisasikan salah satu program kerja strategisnya, yaitu Rebranding Usaha Mikro Kecil. Program ini dirancang untuk meningkatkan visibilitas usaha melalui pembuatan atribut fisik seperti banner serta memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital seperti GoFood dan media sosial.
Sebagai langkah awal, mahasiswa melakukan pendataan mendalam terhadap sejumlah UMKM yang tersebar di wilayah Lingkungan 2 untuk memetakan kebutuhan spesifik setiap pelaku usaha. Dalam pendataan hari ini, ditemukan berbagai unit usaha kuliner dengan potensi besar namun masih memerlukan sentuhan digitalisasi. Beberapa usaha seperti Gurihku Chicken milik Pak Agus dan Warung Arik milik Ibu Arma teridentifikasi membutuhkan pembuatan titik lokasi di Google Maps, pembuatan akun pesan antar seperti ShopeeFood dan GoFood, hingga integrasi pembayaran digital melalui QRIS. Di sisi lain, usaha legendaris lokal seperti Mie Ayam Rakamukti dan Warung Mba Ani menitikberatkan kebutuhan pada pembuatan banner fisik serta pendaftaran titik lokasi agar lebih mudah ditemukan oleh pelanggan dari luar wilayah Kupang Kota.
Tidak hanya fokus pada pembuatan akun baru, mahasiswa juga melakukan optimasi pada usaha yang sudah berjalan, seperti pada Bakso Mas Yanto dan Mie Ayam Masbrow. Bagi unit usaha ini, mahasiswa membantu memperbarui data di Google Maps serta mendaftarkan akun ShopeeFood untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini. Pendekatan personal yang dilakukan mahasiswa dalam mendatangi langsung tempat usaha ini merupakan bagian dari perencanaan program yang partisipatif dan selaras dengan kondisi nyata masyarakat setempat.
Melalui pendataan awal yang komprehensif ini, mahasiswa berharap proses rebranding yang akan dilakukan selama bulan Januari ini dapat meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar digital. Sinergi antara kreativitas mahasiswa dan semangat para pelaku UMKM di Kupang Kota diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bukti nyata pengabdian mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.

