BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) Kelurahan Sukamenanti melaksanakan program kerja strategis di bidang pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan Pelatihan Pemasaran Digital Sederhana dan Sosialisasi bagi warga di wilayah Lingkungan 2 pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini dilakukan dengan metode door-to-door atau kunjungan langsung ke lokasi para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Melalui pendekatan personal ini, mahasiswa dapat berinteraksi lebih dekat sekaligus melihat secara langsung tantangan yang dihadapi oleh para pengusaha lokal di wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaan sosialisasi, ditemukan fakta bahwa sebagian besar pelaku usaha di Lingkungan 2 masih mengandalkan sistem pemasaran konvensional dan belum mengadopsi alat pembayaran digital yang modern. Menanggapi temuan tersebut, fokus pelatihan diarahkan pada edukasi penggunaan sistem pembayaran berbasis elektronik, salah satunya adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Para mahasiswa membantu memberikan pemahaman mengenai kemudahan dan keamanan bertransaksi secara digital, mengingat masih banyak pelaku UMK yang sebelumnya belum memiliki atau memahami cara pengoperasian alat pembayaran non-tunai ini
Sebagai langkah nyata, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mendampingi langsung para pelaku UMK dalam proses pembuatan akun dan aktivasi QRIS. Para warga diajarkan langkah-langkah teknis agar usaha mereka dapat melayani pembayaran digital, sehingga daya saing usaha lokal dapat meningkat di tengah perkembangan tren ekonomi saat ini. Kegiatan berlangsung dengan sangat lancar dan mendapatkan sambutan positif dari para pelaku usaha yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan teknis ini. Dengan adanya inovasi pembayaran digital, diharapkan perekonomian masyarakat di Kelurahan Sukamenanti dapat terus tumbuh dan semakin adaptif terhadap kemajuan teknologi.


