14 Januari 2026 | Tim KKN Unila Periode I | Gedung Agung | Day 7
Tim KKN Unila Periode I Tahun 2026 melanjutkan implementasi program kerja di sektor pertanian melalui pengembangan pestisida nabati berbasis bahan organik. Fokus kegiatan kali ini adalah akusisi material utama berupa urine sapi sebagai agen aktif dalam pembuatan pestisida ramah lingkungan bagi petani di Desa Gedung Agung.
1. Akusisi Material Utama di Dusun 7
Tim melakukan kunjungan ke kediaman Kepala Dusun 7 untuk mengambil material urine sapi sebanyak 10 liter. Pemilihan urine sapi sebagai bahan dasar didasarkan pada kandungan nitrogen dan senyawa spesifik lainnya yang efektif sebagai penolak hama sekaligus nutrisi tambahan bagi tanaman. Proses pengambilan dilakukan dengan tetap menjaga higienitas material agar hasil akhirnya maksimal.
2. Tahap Fermentasi dan Preparasi Campuran
Sesuai dengan protokol teknis, urine sapi yang telah terkumpul memasuki tahap fermentasi awal. Material didiamkan selama 3 hari dalam wadah tertutup guna menstabilkan kandungan kimia alaminya. Selama masa tunggu tersebut, tim KKN secara paralel menyiapkan bahan-bahan campuran pendukung lainnya untuk memastikan komposisi pestisida yang dihasilkan memenuhi standar efikasi sebelum nantinya disosialisasikan kepada warga.
Module 05 // Bio-Pesticide Phase
Inovasi Organik.
Dusun 7 // Gedung Agung
Bio-Material Collection & Fermentation
“Akusisi 10 Liter urine sapi sebagai
basis material pestisida organik.”
Technical Specs
Phase: Pre-Mixing
Workflow Precision
Standarisasi & Biological Control.
Tahapan fermentasi selama 3 hari sangat krusial untuk mengurai unsur hara dan mengaktifkan senyawa proteksi tanaman. Tim KKN saat ini tengah mengoptimalisasi komposisi bahan pendukung untuk memastikan pestisida yang dihasilkan stabil dan aman bagi ekosistem pertanian Dusun 7.
Source Partner
Kadus Dusun 7
Progja Progress
Incubation Phase
KKN Unila Periode I 2026
