KOTA/KECAMATAN : BANDAR LAMPUNG/TELUK BETUNG TIMUR
KELURAHAN : KETEGUHAN
KELOMPOK : KETEGUHAN 1
DPL : Siti Khoiriyah, S.H.I., M.H.
ANGGOTA:
1. Hizkia Aji Deksono 2314161047 Agronomi Dan Hortikultura (Koordinator Desa)
2. M. Ismat Zihnifikhar Ghazali 2312011302 Ilmu Hukum (Wakil Koordinator Desa)
3. Maritza Keisha Husin 2316031005 Ilmu Komunikasi (Sekretaris)
4. Rintan Maharani 2311031031 Akuntansi (Bendahara)
5. Salsabilla Octaviani 2351012001 Bisnis Digital (PDD)
6. Adinda Zahrina 2316011057 Sosiologi (PDD)
7. Febriyan Akbar 2255021016 Teknik Mesin (PDD)
8. Nabila Maharani Daulay 2318031036 Farmasi (Acara)
9. Hashell Athaillah Atmaji 2311012005 Bisnis Digital (Acara)
10. Rakha Luthfi Arifin 2351011004 Manajemen (Humas)
11. Zevany Cahaya Hasibuan 2318011137 Kedokteran (Humas)
12. Dita Wahyu Ernita 2314161031 Agronomi Dan Hortikultura (Konsumsi)
13. Annisa Fatieya Rahmah Diena Thyga Ariey Prakoso 2318011026 Kedokteran (Konsumsi)

Bandar Lampung, 10 Januari 2026 —Pada hari ini, Kelompok KKN Desa Keteguhan 1 melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Asuh dan Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”, yang didampingi oleh Kelompok KKN Desa Keteguhan 2 selama seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh yang tepat sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.
Kegiatan penyuluhan diawali dengan pembukaan dan pengantar singkat mengenai urgensi 1000 Hari Pertama Kehidupan, yang merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak. Selanjutnya, penyampaian materi dilakukan melalui metode sharing yang interaktif dengan memanfaatkan media visual berupa poster, sehingga informasi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami oleh peserta.
Materi yang disampaikan mencakup pentingnya asupan gizi seimbang selama masa kehamilan dan menyusui, kebutuhan nutrisi ibu dan anak, serta pola asuh yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak jangka panjang dari kekurangan gizi dan pola asuh yang kurang tepat, khususnya terkait risiko terjadinya stunting.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat antusias dan aktif mengajukan pertanyaan seputar penerapan pola asuh di rumah, pemenuhan gizi harian, serta cara menjaga kesehatan ibu dan anak. Diskusi ini berlangsung interaktif dan menjadi sarana bagi peserta untuk berbagi pengalaman serta memperoleh solusi atas permasalahan yang dihadapi, dengan pendampingan aktif dari anggota Kelompok KKN Desa Keteguhan 2.
Sebagai bentuk evaluasi kegiatan, anggota Kelompok KKN Desa Keteguhan 1 melaksanakan pre-test dan post-test kepada peserta untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Kegiatan penyuluhan ditutup dengan pembagian hadiah kepada ibu-ibu yang aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola asuh dan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan.

