
Pra-KKN dan Survei Lokasi KKN Universitas Lampung di Kecamatan Tanjung Karang Barat (Kelurahan Sukajawa Baru)
Bandar Lampung, 5 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Universitas Lampung melaksanakan kegiatan pra-KKN dan survei lokasi pada Senin, 5 Januari 2026. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan mahasiswa berangkat secara mandiri dari rumah masing-masing menuju titik kumpul di Kantor Kecamatan Tanjung Karang Barat. Kegiatan tersebut didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Ibu Husna Fii Karisma Jannah, S.P., M.P. Kegiatan pra-KKN ini merupakan tahap awal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dan terjun langsung ke lapangan.Kegiatan pra-KKN diawali di Kantor Kecamatan Tanjung Karang Barat dan disambut baik oleh Camat Tanjung Karang Barat beserta jajaran aparatur kecamatan. Rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan dari Camat Tanjung Karang Barat, dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari DPL, Ibu Husna Fii Karisma Jannah, S.P., M.P. Dalam arahannya, DPL menekankan pentingnya mahasiswa untuk memahami kondisi lapangan secara mendalam serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan aparatur setempat. Setelah mendapat arahan dari pihak kecamatan dan DPL, mahasiswa KKN Kelompok 1 diarahkan untuk segera melanjutkan kegiatan ke Kelurahan Sukajawa Baru.Sesampainya di Kelurahan Sukajawa Baru, mahasiswa disambut dengan ramah oleh Lurah Sukajawa Baru beserta aparatur kelurahan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan formal antara mahasiswa KKN Kelompok 1 dengan Lurah dan seluruh aparatur kelurahan. Pada kesempatan ini, mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka untuk melaksanakan KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.Dalam sesi diskusi, mahasiswa menanyakan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Kelurahan Sukajawa Baru. Lurah Sukajawa Baru menjelaskan bahwa permasalahan utama yang dihadapi wilayah tersebut adalah pengelolaan sampah yang belum optimal serta banjir yang kerap terjadi, khususnya saat musim penghujan. Informasi ini menjadi masukan penting bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.Setelah mendengarkan penjelasan dari Lurah Sukajawa Baru, mahasiswa KKN Kelompok 1 langsung melakukan survei lapangan ke lokasi-lokasi yang rawan banjir. Dalam kegiatan survei ini, mahasiswa didampingi oleh Ketua Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Sukajawa Baru yang memberikan penjelasan detail mengenai kondisi geografis wilayah. Mahasiswa mengamati langsung kondisi sungai yang sering meluap hingga ketinggian yang cukup signifikan akibat derasnya aliran air, sehingga menyebabkan banjir di area pemukiman warga. Selain mengamati kondisi lingkungan, mahasiswa juga berkesempatan bertemu dengan salah satu Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Sukajawa Baru untuk memperoleh informasi lebih mendalam mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat di tingkat RT.Setelah menyelesaikan survei kondisi lingkungan, mahasiswa melanjutkan pencarian lokasi yang berpotensi dijadikan posko KKN. Dalam proses ini, mahasiswa mendapat arahan dari Ketua Linmas yang menunjukkan beberapa alternatif lokasi potensial, termasuk beberapa rumah yang dapat dijadikan posko. Namun, hingga sore hari, mahasiswa belum menemukan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kriteria posko KKN. Oleh karena itu, kegiatan pencarian posko diputuskan untuk dilanjutkan pada hari berikutnya melalui koordinasi lebih intensif dengan pihak kelurahan dan tokoh masyarakat setempat.Melalui rangkaian kegiatan pra-KKN dan survei lapangan ini, mahasiswa KKN Kelompok 1 diharapkan dapat memahami kondisi wilayah Kelurahan Sukajawa Baru secara menyeluruh, mengidentifikasi permasalahan serta potensi yang ada, serta menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan aparatur kelurahan dan masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan KKN di Kelurahan Sukajawa Baru diharapkan dapat berjalan secara terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat setempat.
