
Bandar Lampung— Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan apel pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode I Tahun 2026 yang diikuti 2.520 mahasiswa Universitas Lampung di halaman Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Jumat (9/1), sebagai tanda dimulainya pengabdian mahasiswa di 126 kelurahan.

Apel pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung, pimpinan Universitas Lampung, para dosen pembimbing lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa peserta KKN yang akan diterjunkan ke berbagai wilayah penugasan. Dalam apel tersebut, amanat Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, S.E., M.Si., disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, S.P., M.A.
Dalam amanatnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa program KKN memiliki peran strategis sebagai wadah pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus sarana penerapan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menjalankan program kerja secara administratif, tetapi juga diharapkan mampu beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat serta menunjukkan sikap kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Pemerintah daerah juga mendorong mahasiswa untuk menjalin komunikasi yang aktif, terbuka, dan berkelanjutan dengan aparat kelurahan sebagai mitra utama selama pelaksanaan KKN di lapangan.
“Mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi nyata dan memastikan manfaat program KKN Universitas Lampung dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Iwan Gunawan saat membacakan amanat Wali Kota Bandar Lampung.
Rangkaian apel pelepasan diawali dengan sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Lampung, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa di luar ruang kelas. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu memahami realitas sosial secara langsung, mengasah kemampuan bekerja dalam tim lintas disiplin, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Sebelum pelaksanaan apel, seluruh peserta KKN telah berkumpul sejak pukul 06.00 WIB di pelataran Masjid Al-Furqon Bandar Lampung. Kegiatan ini dilakukan untuk persiapan teknis, pengaturan kendaraan, serta pembagian kelompok agar pelaksanaan apel dapat berjalan tertib dan lancar. Pada pukul 07.00 WIB, seluruh peserta bergerak bersama menuju Kantor Wali Kota Bandar Lampung dengan melintasi Jembatan Siger Milenial, kemudian membentuk barisan sesuai dengan kecamatan masing-masing sebagai simbol kesiapan dan kedisiplinan peserta KKN.
Setelah apel pelepasan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian KKN dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Selanjutnya, dilakukan pembubaran barisan serta dokumentasi bersama sebagai penanda resmi dimulainya kegiatan KKN di lapangan. Usai rangkaian tersebut, mahasiswa KKN bersama dosen pembimbing lapangan bergerak menuju lokasi penugasan masing-masing untuk memulai pelaksanaan program pengabdian masyarakat.
KKN Periode I Tahun 2026 mengusung lima fokus program utama yang disesuaikan dengan isu-isu prioritas pembangunan daerah, yaitu pengelolaan sampah perkotaan, mitigasi bencana dan pengembangan ruang terbuka hijau, pengembangan serta pemberdayaan usaha mikro dan kecil, sosialisasi dan pencegahan stunting, serta upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Melalui kelima fokus program tersebut, mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya mampu menjalankan kegiatan secara seremonial, tetapi juga menyusun dan mengimplementasikan program yang berkelanjutan, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap kelurahan lokasi pengabdian. Keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
