
KOTA KARANG, BANDAR LAMPUNG – Persiapan program kerja kolaboratif “Bakau Berdaya” memasuki fase eksekusi logistik. Pada hari kedua puluh empat Kuliah Kerja Nyata (KKN), Minggu (1/2/2026), Kelompok KKN Universitas Lampung (UNILA) Kota Karang 1 dan 2 secara bersama-sama melakukan pengambilan bibit mangrove yang telah dipersiapkan, sebagai langkah konkret menuju pelaksanaan penanaman.
Fokus utama hari ini adalah pengambilan dan pengecekan bibit mangrove yang telah dibeli untuk program penanaman. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi perencanaan sebelumnya, di mana tim memastikan kualitas, kuantitas, dan kesiapan bibit sebelum ditanam di lokasi pesisir Pulau Pasaran. Proses ini juga mencakup penyortiran dan pengepakan bibit dengan hati-hati untuk memastikan kelayakannya saat ditanam.
Pengambilan bibit dilakukan di lokasi penyedia bibit mangrove yang telah disepakati, yang berlokasi di Pesawaran. Kegiatan logistik ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum penanaman.
Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari kedua kelompok KKN UNILA Kota Karang (Kelompok 1 dan 2) yang bekerja sama dalam koordinasi dan pelaksanaan. Kolaborasi ini memperkuat sinergi dan pembagian tanggung jawab menuju program bersama yang lebih terintegrasi.
Kualitas bibit mangrove menentukan tingkat keberhasilan hidup (survival rate) tanaman di lokasi penanaman. Dengan memastikan bibit yang sehat dan sesuai standar, program “Bakau Berdaya” dapat memberikan dampak ekologis yang optimal dan berkelanjutan. Persiapan logistik yang matang juga mencerminkan keseriusan dan profesionalisme mahasiswa dalam menjalankan program kerja.
Kelompokpl KKN melakukan koordinasi dengan penyedia bibit untuk memastikan proses pengambilan berjalan lancar. Setelah tiba di lokasi, bibit diperiksa satu per satu untuk memastikan tidak ada yang rusak atau tidak layak tanam. Bibit kemudian dikemas dengan metode yang aman untuk transportasi menuju lokasi penanaman sementara sebelum ditanam di pesisir Pulau Pasaran.
Dengan terselesaikannya pengambilan bibit, program “Bakau Berdaya” semakin mendekati tahap implementasi. Langkah ini menunjukkan komitmen nyata KKN UNILA Kota Karang dalam upaya rehabilitasi ekosistem pesisir, sekaligus mempersiapkan warisan hijau bagi masyarakat Pulau Pasaran dan kelestarian lingkungan di masa depan.
