
Bandar Lampung, 28 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) yang bertugas di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Enggal, melakukan survei lapangan untuk mencari bibit tanaman sawi terbaik dalam rangka membangun kebun gizi sebagai langkah strategis pencegahan stunting di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan KKN dalam bidang ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Melalui survei ini, tim KKN melakukan pengumpulan data terkait jenis, kualitas, dan ketersediaan bibit sawi yang cocok ditanam di lingkungan rumah warga dan lahan pekarangan.
“Kami ingin memastikan bahwa bibit yang digunakan benar-benar unggul dan mudah dibudidayakan oleh masyarakat. Kebun gizi ini diharapkan bisa menjadi sumber pangan bergizi, khususnya bagi ibu hamil dan balita,” ujar koordinator desa.

Kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan kader posyandu setempat dalam diskusi dan edukasi mengenai manfaat sawi sebagai sayuran yang kaya zat gizi penting, seperti vitamin A, C, dan kalsium, yang berperan dalam pertumbuhan anak.
Program kebun gizi ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat dalam menciptakan pola hidup sehat dan mandiri pangan sebagai bagian dari upaya kolektif dalam menekan angka stunting di wilayah Tanjung Karang.
Dengan langkah awal survei bibit ini, mahasiswa KKN Unila berharap ke depannya kebun gizi dapat dikembangkan di berbagai titik strategis di lingkungan warga dan menjadi program berkelanjutan pasca-KKN.
