Bandar Lampung, 23 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Tahun 2026 yang tergabung dalam Kelompok KKN Way Dadi 2 melaksanakan rangkaian kegiatan harian yang berfokus pada upaya mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan meliputi pelaksanaan program kerja penanaman pohon sebagai bagian dari mitigasi bencana, kegiatan monitoring dan evaluasi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta persiapan pelaksanaan program kerja biopori.
Pada pagi hari, mahasiswa KKN Way Dadi 2 melaksanakan program kerja mitigasi bencana melalui kegiatan penanaman pohon di beberapa titik yang telah ditentukan sebelumnya. Penentuan lokasi penanaman dilakukan berdasarkan hasil survei dan koordinasi dengan pihak terkait. Kegiatan penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan daya serap tanah, mengurangi potensi erosi, serta membantu menjaga keseimbangan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana, seperti banjir dan longsor, khususnya di wilayah Kelurahan Way Dadi.
Dalam pelaksanaan kegiatan penanaman pohon, mahasiswa KKN Way Dadi 2 bekerja sama dengan masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Mahasiswa juga memberikan penjelasan singkat mengenai manfaat penanaman pohon sebagai salah satu bentuk mitigasi bencana, sehingga masyarakat dapat memahami tujuan dan dampak positif dari kegiatan tersebut dalam jangka panjang.
Pada siang hari, mahasiswa KKN Way Dadi 2 melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk meninjau perkembangan pelaksanaan program kerja yang telah berjalan, sekaligus memberikan arahan dan masukan terhadap pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Dalam sesi monitoring, mahasiswa memaparkan progres program kerja, termasuk kegiatan mitigasi bencana yang telah dilaksanakan, serta menyampaikan kendala dan tantangan yang dihadapi di lapangan.

Melalui kegiatan monitoring bersama DPL, mahasiswa KKN Way Dadi 2 memperoleh masukan dan arahan yang konstruktif terkait strategi pelaksanaan program kerja agar lebih efektif dan tepat sasaran. Monitoring ini juga menjadi sarana evaluasi internal bagi kelompok untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan KKN serta memastikan bahwa seluruh program kerja berjalan sesuai dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat.
Setelah kegiatan monitoring selesai, mahasiswa KKN Way Dadi 2 melanjutkan kegiatan dengan melakukan persiapan untuk program kerja biopori. Persiapan meliputi penyiapan alat dan bahan, pembuatan media biopori seperti paralon yang telah dilubangi, serta perencanaan titik-titik lokasi pemasangan biopori di halaman rumah warga. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan warga dan mempertimbangkan kondisi lingkungan agar biopori dapat berfungsi secara optimal dalam meningkatkan daya serap air dan mengurangi genangan.

Persiapan program kerja biopori ini merupakan tahap penting sebelum pelaksanaan pemasangan biopori di lapangan. Melalui persiapan yang matang, mahasiswa KKN Way Dadi 2 berharap pelaksanaan program biopori dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengelolaan air dan upaya mitigasi bencana berbasis lingkungan.
Melalui rangkaian kegiatan harian yang mencakup program mitigasi bencana, monitoring bersama DPL, serta persiapan program biopori, mahasiswa KKN Way Dadi 2 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana di Kelurahan Way Dadi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa, DPL, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan seluruh program kerja selama masa pelaksanaan KKN.
