Bandar Lampung, 12 Januari 2026 – Melalui pendekatan yang terintegrasi dengan kegiatan Posyandu rutin, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tanjung Senang 2 sukses melaksanakan program kerja utama mereka, yaitu Sosialisasi Pencegahan Penyakit Leptospirosis. Kegiatan yang bertempat di Kantor Kelurahan Tanjung Senang ini diikuti secara antusias oleh para peserta Posyandu, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia, serta kader kesehatan setempat.
Rangkaian acara dimulai dengan apel pagi di Kantor Kecamatan Tanjung Senang pukul 07.30 WIB. Setelah itu, kegiatan inti berpusat pada pelaksanaan Posyandu dengan sistem 5 meja standar mulai pukul 08.20 WIB. Di sini, masyarakat mendapatkan layanan kesehatan seperti pengukuran antropometri (BB, TB, LILA), tekanan darah, gula darah, serta pelengkapan imunisasi dan buku kesehatan. Pemeriksaan gula darah turut didukung dengan alat yang disiapkan oleh mahasiswa kedokteran dalam kelompok.
“Kami sengaja memadukan sosialisasi dengan kegiatan Posyandu yang sudah familiar di masyarakat. Tujuannya agar pesan pencegahan leptospirosis dapat tersampaikan kepada kelompok rentan sekaligus dalam suasana yang sudah kondusif,” ujar Koordinator Kelompok KKN Tanjung Senang 2.
Puncak acara adalah pemaparan materi mengenai Leptospirosis oleh mahasiswa kedokteran dari kelompok tersebut. Materi mencakup pengertian, cara penularan, gejala, dan langkah-langkah pencegahan penyakit yang kerap dikaitkan dengan banjir dan lingkungan kurang bersih ini. Untuk mengukur efektivitas sosialisasi, tim melakukan evaluasi pengetahuan peserta melalui pretest sebelum penyuluhan dan postest setelahnya.

“Dengan pretest dan postest, kami bisa melihat sejauh mana peningkatan pemahaman peserta. Hasilnya cukup menggembirakan, menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang interaktif ini efektif,” tambah salah satu mahasiswa tim kesehatan.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Leptospirosis tetapi juga memperkuat peran kader kesehatan sebagai agen perubahan di lingkungannya. Diharapkan, pengetahuan yang didapat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan lingkungan kerja dan tempat tinggal yang lebih sehat, serta mencegah wabah leptospirosis di Kelurahan Tanjung Senang.
