Sabah Balau, 5 Februari 2026 – Pada hari ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan kunjungan ke pengrajin batu bata yang berlokasi di Dusun 1A Desa Sabah Balau. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi masyarakat desa, khususnya di sektor usaha kecil dan menengah yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat.
Masyarakat di Dusun 1A sebagian besar bermata pencaharian sebagai penghasil batu bata, sehingga sektor ini menjadi salah satu potensi unggulan desa. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN melihat secara langsung proses pembuatan batu bata mulai dari tahap awal hingga tahap akhir. Proses yang diamati meliputi pengambilan tanah liat, pencampuran bahan, pencetakan, penjemuran, hingga proses pembakaran batu bata.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung mengenai proses produksi batu bata yang masih dilakukan secara tradisional, namun tetap mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Mahasiswa juga berdiskusi dengan para pengrajin mengenai tantangan yang dihadapi, seperti cuaca, ketersediaan bahan baku, serta proses distribusi hasil produksi.
Setelah kegiatan kunjungan ke pengrajin batu bata, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan memancing bersama anak-anak di Desa Sabah Balau. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk interaksi sosial sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan anak-anak di sekitar desa. Suasana berlangsung santai, penuh tawa, dan menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan di tengah rangkaian kegiatan KKN.

Kegiatan memancing bersama ini juga menjadi sarana hiburan sekaligus pendekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat, khususnya anak-anak. Melalui kegiatan sederhana ini, mahasiswa dapat membangun kedekatan, keakraban, serta menciptakan suasana yang hangat dan kekeluargaan selama menjalankan KKN di Desa Sabah Balau.
Selanjutnya, mahasiswa KKN juga melakukan kunjungan ke kantor PTPN yang berada di Desa Sabah Balau. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat peran perusahaan dalam lingkungan desa serta melihat potensi kerja sama antara sektor industri dan masyarakat sekitar. Melalui rangkaian kegiatan hari ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman yang beragam, mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga interaksi langsung dengan lingkungan masyarakat Desa Sabah Balau.

