Sabah Balau, 1 Februari 2026 – Pada hari ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan pemasangan kerangka besi untuk program kerja ECOBRICK yang berlokasi di Kantor Balai Desa Sabah Balau. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam realisasi program ECOBRICK, di mana kerangka besi akan menjadi struktur utama tempat penyusunan botol ecobrik yang telah dibuat sebelumnya.
Pemasangan kerangka besi dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa KKN dengan dibantu oleh masyarakat Desa Sabah Balau. Partisipasi masyarakat menunjukkan antusiasme dan kepedulian yang tinggi terhadap program kerja yang bersifat ramah lingkungan ini. Kehadiran masyarakat juga mencerminkan semangat gotong royong dalam mendukung kegiatan mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
Selain masyarakat, aparatur desa turut terlibat langsung dalam proses pemasangan kerangka besi. Dukungan dari aparat desa menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa, sekaligus menunjukkan adanya sinergi yang baik antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa dalam mewujudkan program pembangunan berbasis lingkungan.

Dalam proses pemasangan, mahasiswa dan masyarakat bekerja sama mulai dari pengukuran lokasi, penentuan titik pemasangan, hingga penanaman dan penguatan kerangka besi agar berdiri kokoh dan aman. Seluruh proses dilakukan dengan teliti untuk memastikan kerangka dapat menahan susunan ecobrik secara maksimal dan tahan dalam jangka waktu yang lama.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk realisasi fisik dari program kerja, tetapi juga menjadi media pembelajaran tentang pentingnya kerja sama, komunikasi, dan koordinasi antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa keberhasilan suatu program tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Melalui pemasangan kerangka besi ECOBRICK ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat menciptakan ikon edukasi lingkungan di Balai Desa Sabah Balau. Diharapkan, hasil dari program ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik serta menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa.

