Bandar Lampung, 1 Februari 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan proses penyelesaian program kerja pembuatan incinerator yang berlokasi di Lingkungan RT 25. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, dan menjadi salah satu program kerja penting dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.
Program pembuatan incinerator ini dirancang sebagai upaya untuk membantu masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih efektif, khususnya sampah yang sulit terurai. Kehadiran incinerator diharapkan dapat menjadi solusi sederhana namun fungsional dalam mengurangi penumpukan sampah serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

Proses penyelesaian kegiatan meliputi tahap akhir perakitan, pengecekan struktur, serta penyesuaian fungsi incinerator agar dapat digunakan dengan aman dan optimal. Mahasiswa KKN Universitas Lampung bekerja secara kolaboratif dan terkoordinasi dalam menyelesaikan setiap tahapan, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menunjukkan semangat gotong royong dan tanggung jawab dalam menyelesaikan program kerja sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di lapangan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Penyelesaian program kerja pembuatan incinerator ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Selain itu, program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam mendukung upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap incinerator yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat RT 25 serta menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan lingkungan yang lebih peduli dan bertanggung jawab.
