BANDAR LAMPUNG – Sebagai wujud kepedulian terhadap keamanan dan kesejahteraan anak-anak, mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) Kelurahan Sukamenanti menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan kekerasan seksual serta perundungan (bullying) pada Senin (26/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Bahrul Hidayah ini menyasar anak-anak TPA sebagai peserta utama, dengan tujuan memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga otoritas tubuh dan menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat. Edukasi ini disampaikan dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak, guna menanamkan keberanian bagi mereka untuk melapor jika mengalami atau melihat tindakan yang tidak menyenangkan di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan dan organisasi sosial, yang dibuktikan dengan kehadiran langsung Lurah Sukamenanti, Bapak Diding Sagita, S.E., M.M., bersama Kepala Lingkungan (Kaling) 1. Selain aparat pemerintahan, acara ini juga didampingi oleh Relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) yang memberikan perspektif ahli dalam penanganan kasus perlindungan anak, serta Ibu Ketua RT 02 dan RT 03 Lingkungan 1. Kehadiran para tokoh masyarakat dan relawan ini memperkuat pesan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab kolektif seluruh warga Kelurahan Sukamenanti.
Sebanyak 35 anak-anak TPA mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusiasme dari awal hingga akhir. Selama sesi berlangsung, mahasiswa KKN dan Relawan SAPA memberikan simulasi sederhana mengenai cara menolak sentuhan yang tidak pantas serta cara merespons tindakan perundungan dengan bijak. Bapak Lurah dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang telah mengangkat isu krusial ini, mengingat pentingnya membekali anak-anak dengan pengetahuan perlindungan diri sejak dini. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan kondusif, diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan Kelurahan Sukamenanti yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang anak.

