Sebagai penutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Bilateral Unila dan Untirta, Kami kelompok 90 melaksanakan kegiatan lokakarya pemaparan hasil program kerja yang telah dijalankan selama satu bulan penuh di Desa Tejamari. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan capaian program, refleksi pelaksanaan, serta dampak yang dirasakan masyarakat selama berlangsungnya KKM. Lokakarya dilaksanakan dengan lancar dan dihadiri oleh warga Desa Tejamari, perangkat desa, serta perwakilan LPPM Untirta yang memberikan dukungan terhadap kegiatan pengabdian mahasiswa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Kelompok 90 yang menyampaikan gambaran umum perjalanan KKM serta apresiasi atas dukungan masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 90 yang memberikan evaluasi serta pesan kepada mahasiswa agar nilai pengabdian yang telah dilakukan dapat menjadi bekal di masa depan. Selanjutnya, Ketua RT Kampung Sindang Mandi, Bapak Ade, turut menyampaikan kesan dan harapan atas keberlanjutan program yang telah dilaksanakan. Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Tejamari, Bapak Yunus, yang dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKM dalam membantu pengembangan desa dan mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Memasuki acara inti, Kelompok 90 memaparkan hasil program kerja yang mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, pemberdayaan masyarakat, lingkungan, serta digitalisasi UMKM. Pemaparan ini menjelaskan proses pelaksanaan, capaian, hingga dampak yang dirasakan masyarakat selama satu bulan kegiatan KKM berlangsung di Desa Tejamari. Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab bersama audiens. Warga dan tamu undangan tampak antusias memberikan pertanyaan, masukan, serta apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa. Interaksi ini menjadi ruang evaluasi sekaligus diskusi konstruktif untuk pengembangan program ke depannya.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video after movie yang menampilkan rangkaian aktivitas KKM sejak awal hingga akhir, menggambarkan kebersamaan serta kontribusi nyata mahasiswa di tengah masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol kebersamaan dan kenangan selama pelaksanaan KKM Bilateral di Desa Tejamari. Melalui kegiatan lokakarya ini, diharapkan hasil pengabdian KKM Bilateral Unila x Untirta Kelompok 90 tidak hanya menjadi laporan kegiatan, tetapi juga menjadi inspirasi kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat Desa Tejamari dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik.
