Beringin Jaya — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Beringin Jaya menggelar kegiatan sosialisasi, edukasi, dan demonstrasi budidaya sayuran pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 10.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Beringin Jaya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai alternatif budidaya sayuran yang sederhana, hemat lahan, dan mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Sri Wahyu Dwi Lestari Ningsih, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Koordinator Desa KKN, Ageng Hariyansyah, serta Lurah Beringin Jaya, Fajar Apriansyah, S.H. Acara pembukaan ditutup dengan doa sebelum memasuki rangkaian kegiatan inti.
Kegiatan sosialisasi dipandu oleh moderator Chyntia Mahika Hutabarat dan Anggita Stevina yang mengarahkan jalannya acara secara tertib dan komunikatif. Pemaparan materi disampaikan oleh Muhammad Faisal yang menjelaskan tentang budidaya sayuran dengan sistem akuaponik. Dalam penyampaiannya, dijelaskan pengertian akuaponik sederhana, cara kerja sistem akuaponik yang mengombinasikan budidaya ikan dan tanaman, komponen utama yang diperlukan, jenis sayuran yang cocok untuk dibudidayakan, serta cara perawatan agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Materi juga membahas manfaat penerapan akuaponik, terutama dalam pemanfaatan lahan terbatas, penghematan air, serta potensi menghasilkan sayuran segar untuk konsumsi rumah tangga. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat yang hadir.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik dan demonstrasi langsung yang dipandu oleh Ageng Hariyansyah. Peserta diperlihatkan secara langsung proses penyemaian benih hingga tahapan pembuatan sistem akuaponik sederhana yang dapat dibuat menggunakan peralatan yang mudah dijumpai. Demonstrasi ini memberikan gambaran nyata kepada masyarakat mengenai langkah-langkah awal yang dapat dilakukan untuk memulai budidaya sayuran secara mandiri.
Antusiasme masyarakat terlihat pada sesi tanya jawab yang berlangsung aktif. Berbagai pertanyaan diajukan oleh peserta, mulai dari teknik penyemaian, perawatan tanaman, hingga kendala yang mungkin dihadapi saat menerapkan akuaponik di rumah. Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung dan disertai penjelasan tambahan agar mudah dipahami.
Sebagai bentuk dukungan agar pengetahuan yang diperoleh dapat langsung dipraktikkan, mahasiswa KKN Beringin Jaya turut membagikan bibit kangkung serta rockwool hidroponik atau busa semai sebagai media tanam kepada bapak dan ibu yang hadir. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mulai mencoba budidaya sayuran secara sederhana di pekarangan rumah dan memanfaatkan lahan yang ada secara lebih produktif.
