
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Tahun 2026 melaksanakan kegiatan survei awal dan koordinasi dengan pemerintah setempat di dua lokasi, yaitu Kantor Camat Teluk Betung Barat dan Kantor Lurah Negeri Olok Gading, pada Selasa, 6 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN Kecamatan Teluk Betung Barat, yang terbagi ke dalam dua kelompok di setiap kelurahan, termasuk Kelompok Negeri Olok Gading 2.
Kegiatan diawali pada pukul 08.00–09.00 WIB bertempat di Kantor Camat Teluk Betung Barat. Acara ini dihadiri oleh Camat Teluk Betung Barat, Bapak Eka, didampingi oleh lima lurah se-Kecamatan Teluk Betung Barat, Sekretaris Camat, serta dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan menekankan pentingnya menjaga sikap, etika, dan perilaku mahasiswa selama pelaksanaan KKN, serta menjaga nama baik Universitas Lampung.
Pada kesempatan tersebut, Camat Teluk Betung Barat menyampaikan gambaran umum mengenai kondisi wilayah kecamatan, meliputi karakteristik geografis, potensi wilayah, serta tantangan yang dihadapi masyarakat. Beliau juga menyampaikan informasi penting mengenai karakteristik Kelurahan Negeri Olok Gading sebagai wilayah dengan cakupan area yang luas.

Setelah kegiatan di tingkat kecamatan, kegiatan dilanjutkan pada pukul 09.30–10.30 WIB bertempat di Kantor Lurah Negeri Olok Gading. Mahasiswa KKN Kelompok Negeri Olok Gading 2 disambut langsung oleh Lurah Negeri Olok Gading, Bapak Samsul Qomar, beserta jajaran kelurahan.
“Kelurahan Negeri Olok Gading memiliki luas 111 hektar dan merupakan kelurahan terluas di Kecamatan Teluk Betung Barat, yang terdiri dari dua lingkungan,” ujar Bapak Samsul Qomar.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan hasil survei awal, prioritas permasalahan, serta rancangan program kerja yang akan dilaksanakan di Kelurahan Negeri Olok Gading. Program kerja tersebut direncanakan mencakup berbagai sektor, antara lain pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Lurah Negeri Olok Gading juga memaparkan kondisi wilayah kelurahan yang terdiri dari dua lingkungan dan 17 RT, dengan masyarakat yang aktif dalam kegiatan gotong royong dan keagamaan. Dari sisi kesehatan, terdapat enam posyandu yang melayani bayi, balita, ibu hamil, dan lansia, dengan beberapa permasalahan kesehatan seperti tuberkulosis, demam berdarah, hipertensi, dan asam urat, meskipun tidak ditemukan kasus stunting.
Selain itu, Kelurahan Negeri Olok Gading memiliki potensi UMKM seperti emping, rengginang, jahe, dan roti rumahan, serta kelompok sosial SAFFA (Sahabat Perempuan dan Anak) yang masih aktif dan berfokus pada isu perlindungan perempuan dan anak.

Melalui kegiatan survei awal dan koordinasi yang dilaksanakan di dua lokasi tersebut, mahasiswa KKN Universitas Lampung memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi wilayah Kecamatan Teluk Betung Barat, khususnya Kelurahan Negeri Olok Gading. Informasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan dan finalisasi program kerja KKN yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
