Perwakilan Mahasiswa KKN Kelompok 2 Kelurahan Negeri Olok Gading melaksanakan kegiatan koordinasi dan perizinan lintas sektor sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan screening anemia pada remaja putri di SMP Negeri 40 Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan administrasi, standar operasional, serta mendapat pengakuan resmi dari pihak terkait.
Koordinasi dilakukan kepada beberapa instansi, yaitu Camat Teluk Betung Barat, Puskesmas Pembantu Negeri Olok Gading, dan Lurah Kelurahan Negeri Olok Gading, dengan fokus dan peran yang saling melengkapi.

Koordinasi dengan Camat Teluk Betung Barat dilakukan untuk melaporkan rencana kegiatan kepada pihak kecamatan sekaligus memperoleh dukungan dan pengakuan di tingkat wilayah. Dalam koordinasi ini, mahasiswa KKN menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan, sasaran peserta, serta bentuk kolaborasi lintas sektor yang akan dilaksanakan, sehingga kegiatan dapat diketahui dan berada dalam koridor kebijakan wilayah setempat.

Selanjutnya, koordinasi dengan Puskesmas Pembantu Negeri Olok Gading difokuskan pada aspek teknis dan medis kegiatan. Pembahasan meliputi mekanisme pelaksanaan screening anemia, kesesuaian prosedur pemeriksaan darah, penggunaan alat kesehatan, serta penerapan standar operasional dan keselamatan peserta. Koordinasi ini menjadi penting mengingat kegiatan melibatkan pemeriksaan darah yang harus dilakukan oleh tenaga atau mahasiswa kesehatan yang kompeten dan terstandardisasi.

Adapun koordinasi dengan Lurah Kelurahan Negeri Olok Gading dilakukan sebagai bentuk perizinan administratif di tingkat kelurahan. Dalam pertemuan ini, mahasiswa KKN mengajukan permohonan surat tugas dan dukungan kelembagaan, sekaligus memastikan kegiatan yang dilaksanakan selaras dengan program dan agenda kelurahan serta diketahui secara resmi oleh pemerintah setempat.
Kegiatan screening anemia ini melibatkan mahasiswa kedokteran terstandardisasi, yaitu Ghina Fatriyah, Daffa Putera, Irgi Zefanya, dan Zafira Qudsiyah, yang juga merupakan Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1. Keempat mahasiswa tersebut berperan langsung dalam pelaksanaan pemeriksaan darah sesuai dengan standar prosedur pelayanan kesehatan.
Melalui koordinasi lintas sektor yang terstruktur ini, perizinan dan pelaksanaan kegiatan screening anemia di SMP Negeri 40 Bandar Lampung diharapkan dapat berjalan terlegalisasi, aman, tertib, serta sesuai standar operasional, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan pemerintah dalam upaya peningkatan kesehatan remaja.
