
Pada 13 Juli 2026, mahasiswa KKN Tematik Literasi 2026 mengikuti kegiatan Literasi Kepuasan Masyarakat terhadap Pembangunan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN yang diselenggarakan di Desa Tarahan. Kegiatan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan, sehingga setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mengukur keberhasilan suatu program pembangunan. Berbagai materi dan diskusi yang disampaikan menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan yang ada, serta menjadikan hasil evaluasi sebagai dasar dalam meningkatkan kualitas program di masa mendatang. Pengetahuan ini menjadi bekal yang berharga bagi mahasiswa dalam melaksanakan program-program KKN yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Setelah mengikuti kegiatan literasi, tim KKN melanjutkan agenda dengan mengunjungi Galeri UMKM Tapis Desa Tarahan. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi kreatif yang dimiliki desa, khususnya produk kerajinan kain tapis yang menjadi salah satu identitas budaya Lampung. Mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung berbagai produk yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM serta memperoleh informasi mengenai proses produksi, pemasaran, dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha.
Kegiatan tersebut memberikan gambaran bahwa UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Oleh karena itu, keberadaan Galeri UMKM Tapis menjadi salah satu potensi yang dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak, termasuk mahasiswa KKN.
Rangkaian kegiatan pada hari keempat ditutup dengan bersilaturahmi kepada para kepala dusun di Desa Tarahan. Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan serta membangun koordinasi yang baik dengan para pemangku wilayah di setiap dusun. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan program kerja yang akan dilaksanakan sekaligus berdiskusi mengenai kondisi masing-masing dusun, potensi yang dimiliki, serta berbagai kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi perhatian selama pelaksanaan KKN.
Melalui kegiatan literasi, kunjungan UMKM, dan silaturahmi bersama kepala dusun, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai kondisi Desa Tarahan dari berbagai aspek, baik pembangunan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat sehingga pelaksanaan KKN Tematik Literasi 2026 dapat berjalan secara kolaboratif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Tarahan.
