Bandar Lampung — Mahasiswa Universitas Lampung (UNILA) yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton, menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat dengan turut serta dalam kegiatan pembagian bantuan beras dari pemerintah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan dan merespons kebutuhan warga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat dampak berkelanjutan dari berbagai kondisi sosial dan ekonomi.
Para mahasiswa KKN terlibat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari proses pendataan warga penerima manfaat, pengangkutan karung beras dari lokasi penyimpanan, hingga membantu menyalurkan bantuan secara tertib kepada masing-masing warga yang sudah terdaftar. Dalam menjalankan tugasnya, para mahasiswa bekerja sama secara erat dengan perangkat kelurahan, ketua RT dan RW, serta petugas dari dinas sosial yang bertugas memastikan bantuan sampai tepat sasaran. Kehadiran mereka memberikan energi tambahan dalam pelaksanaan kegiatan yang cukup padat, namun tetap dijalankan dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong.

Keterlibatan mahasiswa tidak hanya terbatas pada aspek teknis. Mereka juga aktif membantu menjelaskan informasi kepada warga, memberikan arahan agar proses pengambilan bantuan berjalan lancar, serta membantu menjaga ketertiban di lokasi pembagian. Antusiasme masyarakat sangat terlihat, dan banyak warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa yang turut turun langsung ke lapangan tanpa segan. Beberapa warga bahkan menyampaikan bahwa kehadiran para mahasiswa menjadi angin segar dan mencerminkan perhatian generasi muda terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Bagi mahasiswa sendiri, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang memberikan pelajaran langsung tentang pentingnya kepekaan sosial, kemampuan berkomunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat, dan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program pemerintah. Banyak di antara mereka mengaku mendapat pemahaman lebih dalam mengenai realitas sosial yang tidak dapat diperoleh hanya dari bangku kuliah. Mereka belajar bagaimana cara menghadapi dinamika masyarakat, menangani situasi tidak terduga, dan merespons berbagai kebutuhan masyarakat dengan cara yang cepat namun tetap mengedepankan rasa hormat dan empati.
Kegiatan pembagian bantuan beras ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dapat berjalan harmonis serta memberikan dampak langsung yang positif. Kehadiran mahasiswa KKN UNILA di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelengkap program pengabdian, tetapi juga sebagai pelaku aktif yang mampu menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial. Dengan keterlibatan yang tulus dan penuh semangat, para mahasiswa diharapkan dapat terus menjadi contoh teladan bagi pemuda-pemudi lainnya untuk selalu peduli, tanggap, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat
