GEBANG, 23 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi antara Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus berupaya membangun kedekatan emosional dengan warga Desa Gebang. Melalui rangkaian kegiatan yang memadukan kesehatan fisik dan spiritual, tim mahasiswa hadir untuk menyelami lebih dalam dinamika kehidupan masyarakat setempat.
Kegiatan diawali pada pagi hari dengan pelaksanaan senam bersama di Balai Desa Gebang. Agenda ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi ruang interaksi informal antara mahasiswa lintas provinsi ini dengan warga dari berbagai usia. Meski rencana gotong royong pembersihan lingkungan setelah senam harus ditunda karena adanya agenda hajatan warga, tim KKN menunjukkan sikap adaptif dan menghormati kearifan lokal serta momentum sosial masyarakat desa.

Memasuki sore hari, tim KKN Unila dan Untirta memenuhi undangan pengajian rutin yang diselenggarakan setiap Kamis pukul 16.00 WIB. Kehadiran para mahasiswa di tengah jamaah pengajian ini menjadi momentum penting untuk melakukan pendekatan partisipatif.
“Kehadiran kami dalam pengajian ini bukan sekadar mengikuti rutinitas, melainkan upaya tulus untuk berbaur dan memahami lebih dalam nilai-nilai serta pola kehidupan sosial masyarakat Desa Gebang,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa di sela kegiatan.

Partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya fokus pada program kerja fisik, tetapi juga memprioritaskan aspek religiusitas dan pengabdian masyarakat. Melalui dialog-dialog ringan pasca-pengajian, para mahasiswa mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai harapan dan kebutuhan warga setempat.
Dengan semangat gotong royong dan keterbukaan, diharapkan integrasi antara mahasiswa Unila-Untirta dengan warga Desa Gebang dapat menciptakan sinergi yang positif selama masa pengabdian berlangsung. Langkah awal ini menjadi pondasi kuat bagi kelancaran program-program kerja strategis yang akan dilaksanakan ke depannya.
