
Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 Mahasiswa KKN UNILA PERIODE I telah melaksanakan kegiatan pemasangan lubang resapan biopori di wilayah H2M sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan berbasis konservasi tanah dan air. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan, mengurangi potensi genangan dan limpasan permukaan, serta mendukung pengelolaan sampah organik secara ramah lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penentuan titik pemasangan biopori yang strategis, khususnya pada area yang sering tergenang air atau memiliki aliran air permukaan yang cukup tinggi. Selanjutnya dilakukan proses pengeboran tanah dengan kedalaman dan diameter yang disesuaikan dengan standar biopori. Setelah lubang terbentuk, pipa biopori dipasang secara vertikal dan dipastikan terpasang dengan kuat serta rata dengan permukaan tanah agar tidak mengganggu aktivitas di sekitarnya.

Tahap berikutnya adalah pengisian awal lubang biopori menggunakan sampah organik seperti daun kering dan sisa tanaman, yang berfungsi sebagai media pembentuk pori-pori tanah sekaligus bahan dasar proses pengomposan alami. Selama kegiatan berlangsung, anggota tim bekerja sama dengan baik dan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja serta kebersihan lingkungan.
Kegiatan pemasangan biopori di H2M berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari lingkungan sekitar. Diharapkan dengan adanya lubang resapan biopori ini, daya dukung lingkungan terhadap air hujan dapat meningkat, risiko genangan dapat diminimalkan, serta masyarakat semakin memahami pentingnya penerapan teknologi sederhana yang berkelanjutan dalam menjaga kualitas lingkungan.
