Pada Sabtu pagi, pukul 07.00 WIB, tanggal 17 Januari 2026, sekelompok mahasiswa Universitas Lampung melaksanakan kunjungan lapangan ke sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berlokasi di Taman UMKM Bung Karno, Jalan Gatot Subroto. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembelajaran langsung di lapangan sekaligus bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan.
Sejak pagi hari, kawasan Taman UMKM Bung Karno telah dipenuhi aktivitas para pelaku usaha yang menjajakan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk olahan kreatif. Kehadiran mahasiswa Universitas Lampung disambut antusias oleh para pelaku UMKM, yang melihat kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk berbagi pengalaman dan memperkenalkan usaha mereka secara lebih luas.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap proses produksi, pemasaran, serta pengelolaan usaha yang dijalankan oleh para pelaku UMKM. Selain itu, mahasiswa juga berdialog dengan para pelaku usaha guna menggali informasi terkait tantangan yang dihadapi, seperti permodalan, pemasaran digital, hingga keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Lampung tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman empiris mengenai peran strategis UMKM dalam menopang perekonomian masyarakat. UMKM dinilai sebagai sektor yang memiliki kontribusi besar dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kunjungan ke sentra UMKM Taman Bung Karno ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya mendukung dan memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memberikan ide, inovasi, serta rekomendasi yang konstruktif demi mendorong perkembangan UMKM agar semakin berdaya saing. Dengan adanya sinergi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha, diharapkan UMKM lokal dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan dinamika zaman, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian yang berkelanjutan.
