
Gedung Harapan, 18 Januari 2026 – Pada hari ke-11 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), kegiatan yang dilaksanakan merupakan lanjutan dari rangkaian acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang telah dimulai pada hari sebelumnya. Hari ini menjadi malam puncak peringatan Isra Mi’raj yang diselenggarakan dengan penuh khidmat dan kebersamaan oleh masyarakat Desa Gedung Harapan, dengan dukungan mahasiswa KKN.
Kegiatan malam puncak ini berlangsung pada pukul 19.00 hingga 23.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat desa, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, hingga warga sekitar. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran peserta yang memenuhi lokasi acara sejak awal kegiatan dimulai.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah, sebagai bentuk pembuka kegiatan sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai religius dan kebersamaan antarwarga. Suasana khusyuk dan penuh ketenangan terasa saat seluruh peserta mengikuti ibadah bersama sebelum memasuki agenda acara selanjutnya. Setelah salat Isya, acara dilanjutkan dengan penampilan marawis atau qosidah yang dibawakan oleh ibu-ibu Desa Gedung Harapan. Penampilan ini menjadi hiburan religi yang menambah semarak suasana sekaligus menunjukkan peran aktif masyarakat dalam memeriahkan peringatan Isra Mi’raj.
Selanjutnya, acara resmi dibuka oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Gedung Harapan serta penanggung jawab acara. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Isra Mi’raj, khususnya kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa KKN.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang semakin menambah kekhidmatan suasana. Setelah itu, dilaksanakan pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Momen ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi anak-anak TPA/TPQ yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.

Agenda utama malam puncak Isra Mi’raj diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Bapak Ustaz Sawiyan. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan keislaman yang mengingatkan tentang makna peristiwa Isra Mi’raj serta pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Tausiyah ini disimak dengan penuh perhatian oleh seluruh hadirin.
Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan ramah tamah, di mana seluruh peserta menikmati hidangan yang telah disediakan sambil berbincang dan mempererat tali silaturahmi. Suasana keakraban dan kebersamaan terasa kuat, mencerminkan nilai gotong royong dan kekeluargaan yang menjadi ciri khas masyarakat Desa Gedung Harapan.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan malam puncak peringatan Isra Mi’raj ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peringatan hari besar Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara masyarakat desa dan mahasiswa KKN dalam menciptakan kebersamaan yang harmonis.
