Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan derajat kesehatan remaja, Mahasiswa KKN Kelompok 2 Kelurahan Negeri Olok Gading melaksanakan Mega Project Sosialisasi dan Screening Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 40 Bandar Lampung. Kegiatan ini merupakan program unggulan yang dirancang secara komprehensif melalui persiapan matang, koordinasi lintas sektor, serta kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan institusi pendidikan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko anemia pada remaja putri yang dapat berdampak pada konsentrasi belajar, kebugaran, produktivitas, hingga kesehatan reproduksi di masa mendatang. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan yang terstruktur dan pemeriksaan anemia secara terstandar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi kesehatan yang membahas pengertian anemia, faktor risiko, tanda dan gejala, serta pentingnya pencegahan anemia melalui pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat. Sosialisasi disampaikan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan screening anemia melalui pemeriksaan darah, yang dilakukan sesuai dengan standar operasional pelayanan kesehatan.

Sebagai kegiatan berskala besar, mega project ini dipersiapkan melalui proses perizinan dan koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pihak sekolah. Persiapan tersebut mencakup pengaturan alur kegiatan, kesiapan sumber daya manusia, kelengkapan administrasi, hingga ketersediaan alat kesehatan, sehingga kegiatan dapat terlaksana secara aman, tertib, dan terlegalisasi.
Pelaksanaan kegiatan ini turut dihadiri dan didukung langsung oleh berbagai pihak, antara lain empat orang perwakilan dari Puskesmas Pembantu Negeri Olok Gading, dua orang Duta Mahasiswa Kedokteran Indonesia, Kepala Sekolah SMP Negeri 40 Bandar Lampung, serta empat petugas kesehatan dari Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan remaja di lingkungan sekolah.

Dalam pelaksanaannya, proses screening anemia dilakukan oleh mahasiswa kedokteran terstandardisasi yang memiliki kompetensi dalam pemeriksaan darah, sehingga kualitas dan validitas pemeriksaan tetap terjaga. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip keselamatan, etika pelayanan kesehatan, serta kenyamanan peserta didik.
Dampak positif dari kegiatan ini dirasakan secara langsung oleh remaja putri SMP Negeri 40 Bandar Lampung. Peserta tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga status kesehatan sejak usia sekolah. Hasil screening anemia yang diperoleh diharapkan dapat menjadi data awal untuk tindak lanjut pembinaan kesehatan remaja oleh pihak sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

Melalui Mega Project Sosialisasi dan Screening Anemia ini, Mahasiswa KKN Kelompok 2 Kelurahan Negeri Olok Gading menunjukkan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dan mitra pemerintah dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa dengan perencanaan yang matang, kolaborasi lintas sektor, dan pendekatan edukatif yang tepat sasaran, program kesehatan sekolah dapat memberikan dampak nyata, berkelanjutan, dan berorientasi pada pencegahan sejak dini.
