Pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, kami melaksanakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi singkat tentang pemanfaatan sekam padi menjadi briket. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengenalkan cara mengolah limbah pertanian agar memiliki nilai guna yang lebih tinggi. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga desa yang tertarik untuk mengetahui cara mengolah sekam padi.
Dalam kegiatan ini, kami menjelaskan secara langsung proses dasar pembuatan briket dari sekam padi, mulai dari pembakaran sekam, penghalusan, hingga proses pencetakan menjadi bentuk briket.
Sekam padi yang sebelumnya hanya dianggap sebagai limbah ternyata dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan sekam padi yang melimpah di sekitar desa menjadi sesuatu yang lebih berguna dan tidak terbuang percuma. Dengan adanya pelatihan dan sosialisasi ini, diharapkan warga dapat mencoba mengembangkan pemanfaatan sekam padi menjadi briket sebagai salah satu alternatif energi di Desa Branti Raya.
