Kegiatan pembersihan lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Penengahan merupakan salah satu bentuk implementasi program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok wanita tani, dalam mengelola dan memanfaatkan lahan pertanian secara optimal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berperan aktif dalam membantu masyarakat mempersiapkan lahan yang akan digunakan sebagai sarana produksi pertanian dan kegiatan produktif lainnya.
Partisipasi mahasiswa KKN diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam proses pembersihan lahan, yang meliputi penyiangan rumput liar, pembersihan semak belukar, pengangkutan sampah organik maupun anorganik, serta penataan area lahan agar lebih rapi dan fungsional. Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong bersama anggota KWT dan masyarakat sekitar, sehingga tercipta suasana kerja sama yang harmonis dan partisipatif. Mahasiswa KKN juga turut membantu dalam mengatur pembagian tugas dan alur kerja agar kegiatan dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Selain aspek fisik, kegiatan pembersihan lahan ini juga memiliki nilai edukatif dan sosial. Mahasiswa KKN berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan anggota KWT dan masyarakat, sehingga terjadi proses pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Melalui diskusi dan kerja bersama di lapangan, mahasiswa dapat memahami kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat setempat, sementara masyarakat memperoleh tambahan wawasan mengenai pentingnya kebersihan lahan, pengelolaan lingkungan, serta pemanfaatan lahan pertanian secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga berkontribusi dalam memperkuat peran Kelompok Wanita Tani sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan masyarakat dan ketahanan pangan lokal. Dengan lahan yang bersih dan tertata, KWT diharapkan dapat lebih optimal dalam melaksanakan kegiatan pertanian, seperti penanaman tanaman pangan, sayuran, maupun tanaman obat keluarga. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan perempuan di tingkat kelurahan.

Lebih lanjut, keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan pembersihan lahan KWT mencerminkan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi aktif masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting yang ditanamkan melalui kegiatan ini.
Secara keseluruhan, kegiatan pembersihan lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Penengahan yang melibatkan mahasiswa KKN dan masyarakat memberikan dampak positif baik secara fisik maupun sosial. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan lahan yang lebih bersih dan siap dikelola, tetapi juga memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta mendukung terciptanya pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Partisipasi mahasiswa KKN dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai akademik di tengah kehidupan sosial masyarakat.
