
Gedung Harapan, 14 Januari 2026 – Pada hari ketujuh pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 2 Desa Gedung Harapan telah melaksanakan program kerja pertama yang telah dirancang sejak awal kegiatan, yaitu Sensory Play. Program ini menjadi langkah awal Kelompok 2 dalam memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, khususnya bagi anak-anak Sekolah Dasar di Desa Gedung Harapan.
Sensory Play merupakan kegiatan bermain yang dirancang untuk merangsang dan melatih berbagai indra anak, seperti indra pendengaran, penglihatan, daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir. Melalui permainan yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diharapkan dapat belajar sambil bermain sehingga proses pembelajaran terasa lebih menarik dan tidak membosankan. Program kerja Sensory Play ini ditujukan kepada siswa SD kelas 1, 2, dan 3, dengan fokus utama pada pengembangan pendengaran, kemampuan menyusun kata, serta daya ingat (memory run). Kegiatan ini dilakukan oleh 15 mahasiswa KKN Kelompok 2 yang kemudian dibagi secara merata ke dalam tiga kelas, sehingga setiap kelas didampingi oleh 5 orang mahasiswa agar pendampingan dapat berjalan secara optimal.
Pada kelas 1 SD, kegiatan Sensory Play didampingi oleh Ica, Novia, Dzaky, Ghani, dan Faiza. Permainan yang diberikan berupa sambung kata atau estafet kata. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok, di mana siswa yang berada di posisi belakang akan membisikkan sebuah kata, lalu kata tersebut diteruskan secara berantai hingga ke siswa yang berada di posisi paling depan. Permainan ini bertujuan untuk melatih indra pendengaran, konsentrasi, serta kerja sama antar siswa.
Selanjutnya, pada kelas 2 SD, kegiatan didampingi oleh Sefita, Dea, Annisa, Bara, dan Depa dengan permainan susun kata. Dalam permainan ini, huruf-huruf telah diacak terlebih dahulu, kemudian siswa diminta untuk mencari dan menyusun huruf tersebut hingga membentuk sebuah kata yang telah ditentukan. Sensory Play ini bertujuan untuk melatih ketelitian, kemampuan membaca, serta daya pikir anak.

Sementara itu, kelas 3 SD didampingi oleh Adel, Diah, Wilda, Ahya Roby, dan Fan Hanif dengan permainan Memory Run. Siswa dibagi menjadi dua kelompok dan diperlihatkan beberapa gambar yang telah disiapkan. Setelah itu, masing-masing kelompok diminta untuk mengingat dan menuliskan kembali gambar-gambar tersebut di papan tulis. Kelompok yang berhasil mengingat gambar paling banyak akan mendapatkan poin berupa bintang. Permainan ini melatih daya ingat, kecepatan berpikir, dan kerja sama tim.
Program kerja Sensory Play ini direncanakan akan dilaksanakan selama tiga hari, dengan pelaksanaan pertama dilakukan pada Selasa, 13 Januari. Kegiatan ini masih akan berlanjut selama dua hari ke depan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Penanggung jawab program kerja Sensory Play ini adalah Ahya Roby, yang berperan dalam mengoordinasikan jalannya kegiatan di setiap kelas.
Setelah kegiatan Sensory Play selesai, pada malam hari Kelompok 2 melanjutkan agenda dengan persiapan program kerja kedua, yaitu pembuatan Eco Enzyme. Persiapan dilakukan dengan menyiapkan alat dan bahan, mulai dari memotong sisa sampah sayur serta kulit buah-buahan hingga semua bahan siap digunakan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Kelompok 2 terhadap pengelolaan sampah organik dan pelestarian lingkungan di Desa Gedung Harapan.
