Bandar Lampung, 14 Januari 2026- Kesadaran akan pentingnya perlindungan anak dan keharmonisan keluarga menjadi fokus utama kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) saat menyelenggarakan sosialisasi edukatif di SDN 3 Gedong Air. Kegiatan yang mengusung tema besar mengenai pencegahan perundungan atau bullying serta penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini dirancang sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di dalam rumah.
Agenda dimulai dengan sesi edukasi yang menyasar para siswa kelas atas untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan empati. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa perundungan bukan sekadar candaan biasa, melainkan tindakan yang dapat melukai fisik maupun mental korban secara mendalam.
Siswa diajak untuk mengenali berbagai bentuk perundungan, mulai dari ejekan verbal, pengucilan sosial, hingga tindakan fisik yang merugikan. Melalui pendekatan yang komunikatif, mahasiswa menekankan pentingnya sikap saling menghargai antarteman dan membekali siswa dengan keberanian untuk melapor kepada guru atau orang tua apabila melihat atau mengalami tindakan tidak menyenangkan di sekolah.
Sejalan dengan upaya perlindungan anak di sekolah, mahasiswa KKN juga memandang bahwa stabilitas mental anak sangat dipengaruhi oleh kondisi di dalam keluarga. Oleh karena itu, sosialisasi dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai penanganan KDRT kepada para orang tua dan wali murid.
Materi ini mengupas tuntas bahwa kekerasan dalam rumah tangga bukan hanya sebatas kontak fisik, melainkan juga mencakup tekanan psikis dan penelantaran ekonomi yang sering kali tidak disadari dampaknya. Para peserta diberikan pemahaman mengenai perlindungan hukum yang berlaku di Indonesia serta langkah-langkah konkret yang harus diambil jika terjadi konflik di dalam rumah tangga demi menjaga ruang tumbuh kembang anak yang aman.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, terutama saat sesi diskusi terbuka di mana para orang tua berbagi pandangan mengenai pola asuh anak di era digital yang penuh tantangan. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif mahasiswa KKN ini, karena isu kekerasan dan perundungan merupakan tantangan nyata yang memerlukan kerja sama antara pendidik, mahasiswa, dan masyarakat sekitar.
Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat di wilayah Gedong Air dalam mewujudkan lingkungan yang zero-tolerance terhadap segala bentuk kekerasan, demi masa depan generasi muda yang lebih cerah dan berkarakter.
