Sebagai upaya mendukung pengembangan usaha lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan pendampingan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Rulung Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemanfaatan teknologi digital guna mendukung keberlanjutan usaha masyarakat desa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode kunjungan langsung ke lokasi usaha pelaku UMKM. Kegiatan berlangsung pada pukul 10.00 hingga 11.45 WIB.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mendata dan mengunjungi secara langsung 10 UMKM yang ada di Desa Rulung Raya. Konsep kegiatan dilakukan dengan cara berkeliling ke 10 titik lokasi UMKM untuk melakukan pendataan awal. Pendataan meliputi identitas usaha, jenis produk, serta fasilitas digital yang telah dimiliki oleh masing-masing UMKM. Beberapa jenis usaha yang dikunjungi mencakup usaha gula kelapa dan usaha rumahan lainnya.
Setelah proses pendataan, mahasiswa KKN melakukan identifikasi terhadap kebutuhan pengembangan setiap UMKM. Hasil pendataan menunjukkan bahwa sebagian UMKM belum memiliki sarana pendukung digital seperti QRIS, titik lokasi usaha pada Google Maps, serta media promosi visual. Identifikasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Seluruh proses dilakukan melalui komunikasi langsung dengan pemilik UMKM.
Tahap selanjutnya adalah proses pengembangan digital yang dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari pemilik usaha. Mahasiswa KKN membantu pembuatan QRIS sebagai alat pembayaran digital, pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps, serta perancangan banner usaha yang baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan transaksi dan memperluas jangkauan pemasaran UMKM. Proses pengembangan dilakukan secara bertahap sesuai dengan hasil pendataan.
Melalui kegiatan digitalisasi UMKM ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha lokal di Desa Rulung Raya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan daya saing UMKM di era digital. Selain itu, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pendampingan UMKM berbasis kebutuhan lapangan. Digitalisasi ini diharapkan mampu mendorong keberlanjutan usaha dan peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM desa.
