Pada hari ini, Kelompok KKN Gedong Pakuon dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok laki-laki dan kelompok perempuan. Kelompok perempuan melaksanakan kegiatan di RT 10 Kelurahan Gedong Pakuon dengan melakukan wawancara terhadap beberapa pelaku UMKM tempe yang berada di wilayah tersebut. RT 10 dikenal sebagai pusat UMKM tempe, sehingga dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan wawancara.
Kegiatan wawancara ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dan kesediaan para pelaku UMKM dalam proses digitalisasi usaha. Beberapa hal yang ditanyakan dalam wawancara meliputi kesediaan pelaku UMKM untuk dibuatkan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai, pencantuman lokasi usaha pada Google Maps, serta pembuatan banner sebagai identitas usaha. Selain itu, terdapat beberapa pelaku UMKM yang juga menyatakan kesediaannya untuk dibuatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bentuk legalitas usaha.
Ammara selaku penanggung jawab kegiatan merasa lega karena kegiatan wawancara ini akhirnya dapat terlaksana pada hari ini, mengingat sebelumnya sempat tertunda beberapa kali akibat berbagai kendala. Mulai hari ini, Ammara akan mulai mengerjakan desain banner untuk UMKM yang telah bersedia, sedangkan proses pembuatan NIB akan dibantu dan dilaksanakan oleh Mega sebagai asisten.

