
Gedung Harapan, 19 Januari 2026 – Pada hari ke-12 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 2 Desa Gedung Harapan melaksanakan salah satu program kerja di bidang pendidikan, yaitu Literasi Keuangan dan Pemahaman Perbedaan antara Kebutuhan dan Keinginan. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan sejak dini kepada siswa sekolah dasar.
Kegiatan program kerja ini dilaksanakan pada pukul 07.30 hingga 11.00 WIB dan diawali dengan mengikuti upacara bersama di sekolah. Setelah upacara selesai, mahasiswa KKN Kelompok 2 kemudian dibagi ke dalam beberapa bagian sesuai dengan program kerja yang telah ditentukan. Program kerja literasi keuangan ini diisi oleh Adel, Dea, Sefita, dan Diah.
Setelah upacara, kegiatan literasi keuangan langsung dilaksanakan dengan menggabungkan siswa kelas 4 dan kelas 5 dalam satu ruangan. Penggabungan kelas ini bertujuan agar penyampaian materi dapat dilakukan secara lebih efektif dan interaktif, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi para siswa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menonton video animasi tentang menabung. Video ini dipilih sebagai media pembelajaran awal agar siswa lebih mudah memahami pentingnya menabung sejak dini. Setelah menonton video, kegiatan dilanjutkan dengan bernyanyi dan melakukan gerakan bersama, sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup dan siswa semakin antusias mengikuti kegiatan.

Selanjutnya, siswa kembali menyimak video animasi lanjutan yang berisi penjelasan sederhana mengenai pengelolaan uang serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Setelah video selesai, mahasiswa KKN memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa untuk mengukur tingkat pemahaman mereka. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar diberikan reward berupa jajan, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Setelah sesi tanya jawab, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui media PowerPoint (PPT). Materi yang disampaikan mencakup pengertian literasi keuangan, contoh kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya mengatur uang saku dengan bijak. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa.
Sebagai penutup kegiatan, siswa diajak untuk menghias celengan atau tabungan yang telah disiapkan oleh tim KKN. Setiap siswa diberikan kebebasan untuk berkreasi sesuai dengan imajinasi mereka masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap tabungan, sehingga siswa lebih termotivasi untuk menabung secara rutin.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN dan para siswa. Secara keseluruhan, program kerja literasi keuangan ini berjalan dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme, serta diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik sejak usia dini.
