
Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) turut membantu pelaksanaan kegiatan penyaluran Makanan Bergizi Gratis yang dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, pukul 11.00 WIB, di wilayah desa lokasi KKN. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi ibu hamil dan balita sebagai upaya mendukung peningkatan status gizi serta pencegahan permasalahan gizi di masyarakat, khususnya stunting dan kekurangan gizi pada kelompok rentan.
Dalam pelaksanaannya, peserta KKN berperan aktif dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan dan pengemasan paket makanan, pendataan penerima manfaat, hingga pendampingan proses pembagian agar berjalan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Paket makanan yang dibagikan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita, mengandung unsur gizi seimbang seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan ibu serta menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain membantu proses penyaluran, peserta KKN juga melakukan interaksi langsung dengan para penerima manfaat dengan memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang cukup, pola makan sehat, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga asupan gizi, terutama pada masa kehamilan dan usia balita yang merupakan periode emas pertumbuhan anak.

Kegiatan penyaluran Makanan Bergizi Gratis ini mendapatkan respons yang positif dari masyarakat dan perangkat desa. Program ini dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang membutuhkan, serta menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak di lingkungan desa. Perangkat desa juga mengapresiasi keterlibatan aktif peserta KKN yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, peserta KKN tidak hanya berkontribusi dalam program kesehatan masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam pengabdian kepada masyarakat, kerja sama tim, serta pemahaman langsung mengenai kondisi sosial dan kesehatan di lingkungan desa. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita.
