Suka Damai, 26 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Desa Suka Damai melaksanakan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di SMK Ahmad Dahlan sebagai upaya meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan pelajar. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga pemateri dari tim mahasiswa KKN yang masing-masing menyampaikan materi terkait tiga jenis bencana, yaitu gempa bumi, kebakaran, dan banjir. Pemateri pertama menjelaskan tentang gempa bumi, mulai dari pengertian, penyebab, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa terjadi. Pemateri kedua memaparkan materi mengenai kebakaran, mencakup faktor penyebab kebakaran di lingkungan sekolah dan rumah, serta cara pencegahan dan penanganan awal. Sementara itu, pemateri ketiga membahas tentang banjir, termasuk dampaknya, upaya mitigasi, serta tindakan penyelamatan diri ketika banjir melanda.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara siswa dan pemateri. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan, mulai dari prosedur evakuasi hingga cara sederhana mengurangi risiko bencana di lingkungan sekitar.
Untuk menambah semangat dan memperkuat pemahaman peserta, mahasiswa KKN juga mengadakan games teka-teki silang yang berisi pertanyaan seputar materi mitigasi bencana. Suasana semakin meriah ketika para siswa berlomba-lomba menjawab dengan benar. Bagi peserta yang berhasil menyelesaikan teka-teki silang, panitia menyiapkan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unila Desa Suka Damai berharap para siswa SMK Ahmad Dahlan dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat, serta mampu menjadi agen penyebar informasi kebencanaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Sosialisasi ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya generasi muda yang sadar dan peduli terhadap mitigasi bencana.
