
Hari Senin, 5 Januari, kami melaksanakan kegiatan pra-KKN/praktik KKN di wilayah Kecamatan Tanjung Karang Barat, Desa Segala Mider Kota Bandar Lampung, sebagai langkah awal untuk penyusunan program kerja (progja). Kegiatan ini difokuskan pada survei kondisi lapangan, pemetaan potensi wilayah, serta koordinasi awal dengan pihak kelurahan dan lingkungan agar progja yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam agenda koordinasi di kecamatan, kami menerima beberapa arahan penting sebagai pedoman pelaksanaan pra-KKN:
- Kegiatan survei dilakukan dengan datang ke kantor lurah terlebih dahulu untuk koordinasi bersama kepala lingkungan (kaling) dan ketua RT.
- Untuk kebutuhan posko, direkomendasikan agar koordinasi ke Pak Lurah dulu sebelum menentukan lokasi.
- Lurah Segala Mider: Bangun Bangsawan.
- Diberikan waktu 2 hari untuk survei/pra-KKN dan tidak menginap.
- Batas survei sampai jam 17.00.
- Program kerja perlu dicocokkan terlebih dahulu dengan arah kebijakan Pemprov Bandar Lampung agar pelaksanaan lebih selaras dan mudah dikolaborasikan.
- Etika saat ke kantor desa/kelurahan: tidak memakai kaos dan sendal jepit, menjaga attitude, sopan santun, dan komunikasi yang baik.
Arahan tersebut menjadi acuan kami dalam menyusun alur survei agar lebih tertib, terarah, dan menghormati aturan setempat.
Temuan Utama dan Pemetaan Kondisi WilayahSetelah koordinasi, kami melanjutkan survei ke wilayah Kelurahan Segala Mider untuk memetakan kondisi lapangan dan isu prioritas yang bisa dijadikan fokus progja. Survei ini dilakukan dengan mengamati kondisi lingkungan serta menggali informasi dari pihak terkait.
Dari hasil survei awal, terdapat beberapa poin penting yang menjadi perhatian:
1) Isu Banjir dan Titik Rawan Genangan
Di wilayah Segala Mider terdapat 2 lingkungan yang menjadi titik banjir. Kondisi banjir secara umum disebut sudah tertangani, namun masih ada wilayah yang perlu perhatian lanjutan, khususnya daerah Mata Intan di mana jalan masih sering menggenang. Temuan ini penting untuk pertimbangan progja yang berkaitan dengan lingkungan, drainase, dan edukasi kebersihan.
2) Potensi Ekonomi UMKM Cukup Banyak
Segala Mider memiliki potensi ekonomi lokal yang menarik karena di wilayah ini banyak UMKM. Ini bisa menjadi peluang progja yang mendukung penguatan branding, pemasaran, legalitas sederhana, atau pelatihan pengemasan produk agar UMKM setempat semakin berkembang.
3) Stunting Sudah Ada Petugas, Tinggal Penguatan Sosialisasi
Untuk isu stunting, informasinya sudah ada petugas yang menangani, sehingga program yang memungkinkan dilakukan adalah penguatan sosialisasi dan pendampingan edukasi ke masyarakat (misalnya pola makan, kesehatan ibu-anak, dan dukungan posyandu).
4) Pemuda & Partisipasi Warga
Di Segala Mider sudah ada karang taruna, dan yang paling aktif disebut berada di Lingkungan 3. Ini menjadi aset sosial yang kuat karena program kerja biasanya akan lebih mudah berjalan jika melibatkan pemuda sebagai penggerak kegiatan.
5) Kebiasaan Baik yang Sudah Berjalan
Terdapat kegiatan rutin masyarakat yang bisa menjadi pintu masuk program kolaboratif:
- Agenda Jumat Bersih di Segala Mider
- Kegiatan pengajian yang juga berjalan di masyarakat
Kegiatan-kegiatan ini bisa mendukung progja yang berkonsep kebersihan lingkungan, edukasi kesehatan, maupun penguatan solidaritas sosial.
6) Belum Ada Bank Sampah Menjadi Peluang Progja Lingkungan
Di wilayah ini belum terdapat bank sampah, sehingga ada peluang besar untuk menghadirkan program rintisan pengelolaan sampah (minimal sistem pilah & kumpul). Menariknya, terdapat rekomendasi mitra dari Gajah Lampung (pusatnya di Sukarame) yang disebut siap membeli sampah, sehingga memungkinkan untuk dibuat kolaborasi: warga mengumpulkan sampah terpilah → lalu disalurkan ke mitra untuk dibeli → sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan kebersihan lingkungan.
7) Potensi Unggulan Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi
Salah satu temuan paling potensial adalah adanya pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Ini sangat layak dikembangkan karena:
- Mengurangi limbah minyak jelantah yang bisa mencemari lingkungan
- Memiliki nilai ekonomi (produk bisa dijual)
- Bisa dijadikan progja pelatihan produksi, pengemasan, dan pemasaran
Program ini berpotensi menjadi ciri khas inovasi Segala Mider jika dikembangkan dengan konsisten.
Data Kontak Perangkat Lingkungan (untuk Koordinasi)
Agar survei dan penyusunan progja berjalan lancar, kami juga mencatat beberapa informasi perangkat setempat:
- Kaling 1: Pak Ridwan
- RT Lingkungan 2: Pak Ade
- Kaling 2: Juli
Kontak dan koordinasi dengan pihak ini penting untuk pemetaan masalah per lingkungan dan pelaksanaan kegiatan nantinya.
Penutup
Kegiatan pra-KKN ini menjadi langkah awal untuk memastikan program kerja yang disusun benar-benar berdasarkan kebutuhan lapangan. Dengan adanya temuan terkait banjir/genangan, potensi UMKM, penguatan sosialisasi stunting, dukungan karang taruna, peluang bank sampah, serta potensi unggulan lilin aromaterapi dari jelantah, kami optimis progja yang disusun bisa lebih tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi Kelurahan Segala Mider.
